Jawa Pos Radar Madiun - Bayangkan memegang sebuah mahakarya teknologi yang bisa dilipat tiga kali, mengubah ponsel genggam menjadi tablet lebar hanya dalam satu gerakan halus.
Bagi sebagian orang, pengalaman ini mungkin hanya akan menjadi kenangan atau incaran di pasar kolektor.
Samsung secara mengejutkan mengonfirmasi bahwa stok Galaxy Z TriFold telah habis sepenuhnya di pasar global, menandai akhir masa edar dari perangkat yang sempat menjadi pusat perhatian pecinta teknologi ini.
Era Galaxy Z TriFold Berakhir: Tidak Ada Stok Tambahan
Samsung memastikan bahwa perjalanan Galaxy Z TriFold versi pertama telah sampai pada titik final. Ponsel edisi terbatas ini kini tidak lagi tersedia di dua pasar utamanya, yakni Korea Selatan dan Amerika Serikat.
Setelah stok terakhir di Amerika Serikat ludes terjual pasca pengisian kembali pada 10 April lalu, raksasa teknologi asal Korea ini memutuskan untuk tidak melakukan penambahan unit lagi.
Keputusan ini menegaskan posisi Galaxy Z TriFold sejak awal: sebuah perangkat eksperimental.
Alih-alih mengejar angka penjualan massal, Samsung menghadirkan ponsel dengan dua engsel ini sebagai etalase inovasi untuk menunjukkan sejauh mana batas teknologi layar lipat bisa didorong.
Baca Juga: Menang Harga Mati! PSS Sleman Jamu Persiku Kudus Di Stadion Maguwoharjo Malam Ini
Inovasi Desain yang Melampaui Zamannya
Berbeda dengan seri Fold atau Flip yang sudah akrab di tangan pengguna, Galaxy Z TriFold menawarkan keunikan pada mekanismenya.
Dengan dua engsel yang kokoh, ponsel ini mampu menghadirkan bentang layar yang jauh lebih luas namun tetap dapat dilipat menjadi ukuran yang kompak.
Bagi konsumen yang tidak sempat memilikinya, Samsung mengarahkan perhatian kepada dua suksesor lainnya:
-
Galaxy Z Fold7: Pilihan utama bagi penggemar ponsel lipat produktivitas.
-
Galaxy S26 Ultra: Flagship konvensional dengan performa kamera dan layar terbaik.
Meskipun keduanya belum bisa menyamai pengalaman unik layar lipat tiga, mereka tetap menjadi standar tertinggi teknologi Samsung saat ini.
Masa Depan Lipat Tiga: Menanti Kehadiran Generasi Kedua
Kabar baiknya, Samsung tidak berhenti begitu saja. Meski model pertamanya kini menjadi barang langka, komitmen mereka pada konsep layar lipat tiga tetap kuat.
Laporan industri mengindikasikan bahwa pengembangan Galaxy Z TriFold 2 sedang berjalan di balik layar.
Generasi kedua ini diprediksi akan menjawab segala keterbatasan pada model pertama. Berikut adalah bocoran fokus pengembangannya:
-
Body Lebih Ramping: Fokus pada desain yang jauh lebih tipis saat dilipat.
-
Bobot Lebih Ringan: Meningkatkan kenyamanan penggunaan sehari-hari.
-
Optimalisasi Engsel: Mekanisme yang lebih kuat namun tetap estetik.
Penantian untuk "TriFold 2" mungkin akan memakan waktu beberapa tahun, namun langkah Samsung ini menunjukkan bahwa masa depan layar lipat tiga baru saja dimulai. (naz)
Editor : Mizan Ahsani