Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mitos Minum Air Es Bikin Gemuk, Ini Penjelasan Faktanya

Bagas Bimantara • Senin, 20 April 2026 | 11:43 WIB
Ilustrasi minum air es bikin gemuk. (ISTIMEWA)
Ilustrasi minum air es bikin gemuk. (ISTIMEWA)

Jawa Pos Radar Madiun – Di tengah masyarakat, sering terdengar larangan untuk minum air es, terutama setelah makan. Alasannya klasik: air es dianggap dapat "membekukan" lemak di perut dan membuat berat badan naik drastis.

Namun, benarkah suhu air bisa memengaruhi angka di timbangan Anda? Secara medis, anggapan ini hanyalah mitos belaka yang tidak memiliki dasar ilmiah.

Fakta Medis: Air Es Tidak Mengandung Kalori

Kunci utama dari kenaikan berat badan adalah asupan kalori. Faktanya, air putih—baik dalam suhu ruangan maupun air es—memiliki nol kalori. Berikut adalah fakta yang perlu Anda pahami:

Baca Juga: Mitos Pengantin Dilarang Mandi Sebelum Resepsi, Benarkah Bisa Cegah Hujan?

Tidak Membekukan Lemak: Tubuh manusia memiliki sistem termoregulasi yang sangat efisien. Saat air es masuk ke saluran pencernaan, tubuh akan segera menyesuaikan suhu air tersebut agar sesuai dengan suhu internal tubuh (sekitar 37°C).

Membakar Sedikit Kalori: Karena tubuh harus bekerja untuk menghangatkan air dingin tersebut ke suhu tubuh, proses ini justru membutuhkan sedikit energi. Artinya, minum air es secara teknis membakar kalori dalam jumlah yang sangat kecil, bukan menambahnya.

Pencernaan Tetap Normal: Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa air dingin memperlambat proses metabolisme atau pencernaan lemak di dalam lambung.

Penyebab Berat Badan Naik yang Sebenarnya

Jika Anda merasa bertambah gemuk setelah sering mengonsumsi "es", coba evaluasi kembali apa yang Anda minum. Yang menjadi penyebab kenaikan berat badan bukanlah suhu airnya, melainkan kandungan di dalamnya.

Beberapa minuman yang sering disalahartikan sebagai "air es biasa" namun tinggi kalori antara lain:

Es Teh Manis: Mengandung gula tambahan yang tinggi.

Kopi Susu & Minuman Kekinian: Campuran krimer, sirup, dan boba adalah sumber kalori yang nyata.

Baca Juga: Mitos Mengambil Bunga Melati Pengantin Bisa Mempercepat Jodoh, Ini Penjelasannya

Minuman Bersoda: Mengandung pemanis buatan dan karbondioksida yang bisa membuat perut terasa kembung.

Sirup dan Jus Buah Kemasan: Memiliki indeks glikemik tinggi yang memicu penumpukan lemak jika tidak dibarengi aktivitas fisik.

Kapan Harus Membatasi Air Es?

Meskipun tidak bikin gemuk, minum air es sebaiknya dikurangi jika Anda berada dalam kondisi berikut:

Gigi Sensitif: Suhu ekstrem dapat memicu rasa ngilu pada saraf gigi.

Flu atau Radang Tenggorokan: Pada beberapa orang, air es dapat memperparah iritasi atau mengentalkan lendir di tenggorokan.

Migrain: Air yang terlalu dingin terkadang memicu brain freeze yang dapat merangsang sakit kepala pada penderita migrain.

Minum air es murni adalah cara yang aman dan menyegarkan untuk menghidrasi tubuh, terutama saat cuaca panas. Anda tidak perlu takut gemuk selama yang Anda minum adalah air putih tanpa tambahan gula atau pemanis. Fokuslah pada pola makan seimbang dan olahraga rutin untuk menjaga berat badan ideal.

Editor : Nur Wachid
#air es bikin gemuk #mitos minum air es #fakta air es diet #air es kalori nol #minum air dingin gemuk