Jawa Pos Radar Madiun - Raksasa otomotif asal Korea Selatan, Hyundai, secara resmi mengumumkan kebijakan penarikan kembali atau recall terhadap ribuan kendaraan listrik mereka di pasar Australia.
Langkah darurat ini diambil setelah ditemukan adanya potensi gangguan pada sistem baterai yang dapat memicu risiko kebakaran secara tiba-tiba.
Sebanyak 4.888 unit kendaraan listrik yang terdiri dari model Kona dan Ioniq dilaporkan memiliki masalah serius pada perangkat lunak manajemen baterainya.
Otoritas setempat memperingatkan bahwa kegagalan sistem ini mencakup unit yang dipasarkan sejak tahun 2018 hingga tahun 2023.
Masalah utama pada kendaraan listrik tersebut terletak pada Battery Management System (BMS) yang berpotensi mengalami kesalahan logika dan memicu korsleting listrik.
Kondisi berbahaya ini dilaporkan bisa terjadi kapan saja, baik saat mobil sedang diisi daya maupun ketika diparkir di dalam garasi.
Baca Juga: Decemberism Suguhkan A Summer Bluer, Lagu Emo 90-an tentang Perpisahan dan Berdamai dengan Kenangan
Detail Unit Terimbas Recall:
Hyundai Kona (2018-2023): Sebanyak 3.478 unit terdeteksi bermasalah.
Hyundai Ioniq (2018-2022): Sebanyak 1.402 unit wajib menjalani pemeriksaan.
Risiko korsleting yang muncul sangat diwaspadai karena dapat mengakibatkan cedera serius hingga kematian bagi penumpang maupun orang di sekitar.
Hyundai menekankan bahwa keselamatan pengguna adalah prioritas utama sehingga perbaikan harus segera dilakukan secepat mungkin.
Sebagai langkah penanganan, produsen akan segera menghubungi seluruh pemilik kendaraan yang terdampak untuk menjadwalkan pemeriksaan di diler resmi.
Seluruh proses diagnosis sistem, pembaruan perangkat lunak, hingga penggantian komponen dilakukan tanpa biaya apa pun bagi konsumen.
Pihak perusahaan menyarankan para pemilik untuk tetap waspada dan segera merespons surat pemberitahuan resmi yang dikirimkan.
Langkah proaktif ini diharapkan dapat mencegah terjadinya insiden kebakaran serta menjaga kepercayaan publik terhadap teknologi mobil listrik di masa depan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani