Jawa Pos Radar Madiun - Memberikan akses kepada kecerdasan buatan (AI) untuk "membaca" isi email atau melihat galeri foto pribadi mungkin terdengar mengkhawatirkan bagi sebagian orang.
Namun, dalam peluncuran fitur Personal Intelligence di Indonesia, Google menempatkan privasi bukan sebagai tambahan, melainkan sebagai fondasi utama.
Prinsip Privasi yang Ketat
Google menyadari bahwa data pribadi adalah aset sensitif.
Karena itu, fitur ini bersifat opsional atau opt-in. Artinya, Personal Intelligence tidak akan aktif kecuali Anda sendiri yang menyalakannya melalui pengaturan aplikasi Gemini.
"Fitur ini disebut mengedepankan privasi sebagai prinsip utama, maka dari itu Google memberikan opsi untuk mengaktifkan dan menonaktifkan Personal Intelligence di aplikasi Gemini," jelas Google.
Baca Juga: Gemini Semain Kenal dengan Pengguna, Fitur Personal Intelligence Resmi Mendarat di Indonesia
Bagaimana Data Anda Diolah?
Satu kekhawatiran besar biasanya adalah apakah data pribadi akan digunakan untuk melatih model AI. Google memberikan jaminan tegas mengenai hal ini:
-
Model AI hanya dilatih menggunakan instruksi (prompt) spesifik dan responsnya, bukan isi kotak masuk Gmail atau galeri foto secara utuh.
-
Karena data Anda sudah tersimpan aman di server Google, Anda tidak perlu mengirimkan data sensitif ke layanan pihak ketiga mana pun.
-
Gemini tidak akan memberikan jawaban "gaib". Setiap informasi yang diambil dari Personal Intelligence akan disertai referensi sumber sehingga Anda bisa memverifikasinya kembali.
Penanganan Topik Sensitif
Untuk urusan yang bersifat krusial seperti kesehatan, Gemini dirancang untuk tidak berasumsi secara proaktif.
Jika Anda bertanya soal medis, AI ini akan tetap memberikan data yang diminta namun tetap menyarankan konsultasi dengan tenaga ahli profesional.
Saat ini, kendali penuh berada di tangan pengguna melalui menu Connected Apps. Anda bisa memilih aplikasi mana saja yang boleh terhubung dan mana yang tetap tertutup.
Fitur ini kini tersedia bagi pengguna akun pribadi yang berlangganan paket AI Plus ke atas, dengan rencana perluasan bagi pengguna aktif lainnya dalam waktu dekat. (naz)
Editor : Mizan Ahsani