Jawa Pos Radar Madiun - Teknologi kecerdasan artifisial (AI) kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan otak utama di balik kenyamanan pengguna.
Lewat peluncuran Huawei Pura 90 Pro Series, Huawei membuktikan bahwa integrasi antara hardware buatan sendiri dan software yang matang dapat menciptakan pengalaman pengguna yang belum pernah ada sebelumnya.
Tenaga Baru Kirin 9030s
Di balik layar lebar 6.6 inci dan 6.9 inci milik seri Pura 90 Pro, tertanam chipset Kirin 9030s.
Chip ini dirancang khusus untuk mengoptimalkan kinerja NPU (Neural Processing Unit).
Hasilnya sangat mencengangkan: peningkatan hingga 200 persen dalam pemahaman gambar oleh AI.
"Kinerja Kirin 9030s membuat peningkatan hingga 200 persen dalam pemahaman gambar NPU, bersamaan dengan peningkatan dalam pemrosesan warna AI ISP, kejernihan video telefoto, dan akurasi stabilisasi," tulis Huawei dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Pesaing Baru untuk iPhone 17 Pro Max? Huawei Pura 90 Pro Rilis dengan Kamera Periskop 200 MP
Fitur AI yang Memanjakan Pengguna
Berjalan di atas sistem operasi HarmonyOS 6.1, Pura 90 Pro Series membawa segudang fitur cerdas yang memudahkan aktivitas sehari-hari:
-
Rekomendasi Pose AI: Membantu Anda mendapatkan sudut foto terbaik secara otomatis.
-
Retouching Portrait: Koreksi wajah yang tampak natural berkat bantuan AI.
-
Asisten Xiaoyi Pro: Kini lebih pintar dengan deteksi sidik suara dan pengenalan penunjuk secara real-time.
-
Peningkatan Suara Jarak Jauh: Mampu menangkap suara jernih hingga jarak 10 meter.
Harga dan Ketersediaan Inovasi tingkat tinggi ini hadir dengan rentang harga yang kompetitif di kelasnya. Berikut adalah daftar harga untuk pasar China:
Huawei Pura 90 Pro: Mulai dari 5.499 yuan (± Rp13,8 jutaan) untuk 12/256GB hingga 7.499 yuan (± Rp18,8 jutaan) untuk 16/1TB.
Huawei Pura 90 Pro Max: Mulai dari 6.499 yuan (± Rp16,3 jutaan) untuk 12/256GB hingga 8.499 yuan (± Rp21,3 jutaan) untuk 16/1TB.
Dengan kombinasi performa Kirin yang kencang dan kecerdasan HarmonyOS, Huawei Pura 90 Pro Series siap menjadi standar baru ponsel pintar masa depan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani