Jawa Pos Radar Madiun - Masyarakat yang merencanakan liburan di tahun 2026 tampaknya perlu memberikan perhatian khusus pada kalender bulan Mei. Pasalnya, bulan tersebut diprediksi bakal menjadi periode favorit untuk berwisata lantaran banyaknya momen libur panjang atau long weekend yang berdekatan.
Baca Juga: Tak Melulu Rokok, Mungkinkah Pestisida dalam Makanan Sehat Jadi Pemicu Kanker di Usia Muda?
Berdasarkan rincian kalender 2026, terdapat sedikitnya tiga gelombang hari libur yang bisa dimanfaatkan untuk rehat sejenak dari rutinitas pekerjaan maupun aktivitas akademik.
1. Libur Hari Buruh Internasional
Gelombang libur pertama dibuka tepat di awal bulan. Hari Buruh Internasional yang jatuh pada Jumat, 1 Mei 2026, otomatis menciptakan libur tiga hari berturut-turut (long weekend) hingga Minggu, 3 Mei 2026. Momen ini sangat ideal bagi masyarakat yang ingin melakukan staycation singkat atau wisata kuliner di dalam kota.
2. Libur Kenaikan Yesus Kristus
Tak berselang lama, masyarakat kembali dimanjakan dengan libur empat hari pada pertengahan bulan. Hal ini menyusul peringatan Kenaikan Yesus Kristus pada Kamis, 14 Mei 2026, yang diikuti dengan agenda cuti bersama pada Jumat, 15 Mei 2026. Dengan tambahan Sabtu dan Minggu, total empat hari libur ini memungkinkan rencana perjalanan ke luar kota yang lebih jauh.
3. Momen Idul Adha dan Waisak
Puncak hari libur terjadi di akhir bulan Mei. Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, disusul cuti bersama pada Kamis, 28 Mei 2026. Menariknya, pada Minggu, 31 Mei 2026, terdapat Hari Raya Waisak 2570 BE.
Masyarakat bisa memanfaatkan strategi "hari kejepit" pada Jumat, 29 Mei 2026, dengan mengambil cuti pribadi untuk menyambungkan libur Idul Adha langsung menuju libur akhir pekan dan Waisak. Jika strategi ini diambil, total masa libur bisa mencapai lima hari atau lebih.
Baca Juga: Rahasia Diet tanpa Siksaan: Ini Tiga Aturan Sederhana yang Sering Dilupakan saat Ingin Langsing
Banyaknya tanggal merah ini diharapkan mampu mendorong pergerakan sektor pariwisata domestik. Bagi Anda yang berencana bepergian, sangat disarankan untuk melakukan pemesanan tiket transportasi dan akomodasi jauh-jauh hari guna menghindari lonjakan harga saat peak season tersebut.(*)
* Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.
Editor : Mizan Ahsani