Jawa Pos Radar Madiun – Perbedaan mesin SOHC dan DOHC masih sering menjadi perdebatan di kalangan pengguna mobil.
Banyak yang bertanya, mana yang lebih baik antara keduanya, terutama dari sisi performa, efisiensi bahan bakar, hingga biaya perawatan.
Secara teknis, perbedaan utama terletak pada jumlah poros nok (camshaft) yang mengatur buka-tutup katup mesin.
SOHC menggunakan satu poros, sedangkan DOHC menggunakan dua poros untuk kerja yang lebih presisi.
Apa Itu Mesin SOHC?
SOHC (Single Overhead Camshaft) menggunakan satu poros nok untuk menggerakkan katup masuk dan buang secara bersamaan melalui rocker arm.
Karakteristik SOHC:
- Torsi kuat di putaran rendah
- Komponen lebih sedikit
- Biaya perawatan lebih murah
Cocok untuk penggunaan harian di dalam kota
Apa Itu Mesin DOHC?
DOHC (Double Overhead Camshaft) memiliki dua poros nok terpisah untuk katup masuk dan buang.
Keunggulan DOHC:
- Performa optimal di RPM tinggi
- Umumnya 4 katup per silinder
- Mendukung teknologi modern seperti VVT
Cocok untuk mobil modern dan perjalanan jarak jauh
Contoh Mobil SOHC
Mesin SOHC umumnya ditemukan pada mobil lama atau entry-level.
Baca Juga: Mobil Listrik Kena Pajak Mulai 2026, PHEV Tiba-Tiba Jadi Solusi Paling Masuk Akal
Contohnya:
- Toyota Avanza generasi awal
- Daihatsu Xenia 1.0L
- Suzuki Karimun Wagon R
- Daihatsu Ayla 1.0L generasi awal
Fokus pada efisiensi dan kemudahan perawatan
Contoh Mobil DOHC
Saat ini, mesin DOHC sudah menjadi standar mobil modern.
Contohnya:
- Toyota Avanza terbaru (Dual VVT-i)
- Honda Brio
- Toyota Yaris
- Chery Omoda 5
Fokus pada performa dan teknologi
Mana Lebih Baik?
- SOHC cocok untuk pengguna yang mencari mesin sederhana, irit, dan biaya perawatan rendah
- DOHC lebih unggul untuk performa, efisiensi di kecepatan tinggi, serta teknologi modern
Saat ini, mayoritas mobil baru sudah menggunakan DOHC karena lebih fleksibel dan efisien untuk kebutuhan modern.
Perbedaan SOHC dan DOHC tidak hanya terletak pada jumlah camshaft, tetapi juga karakter mesin secara keseluruhan.
SOHC unggul dalam kesederhanaan dan biaya, sementara DOHC menawarkan performa lebih tinggi dan efisiensi modern.
Dengan memahami perbedaan ini, Anda bisa menentukan jenis mesin yang paling sesuai dengan kebutuhan berkendara sehari-hari. (dce)
Editor : Dony Christiandi