Jawa Pos Radar Madiun– Kebersihan botol susu menjadi hal penting dalam perawatan bayi.
Banyak orang tua beranggapan bahwa botol susu harus selalu disterilisasi setiap kali digunakan. Namun, benarkah demikian?
Pada dasarnya, menjaga kebersihan botol susu memang penting untuk melindungi bayi dari kuman penyebab infeksi.
Baca Juga: Rekomendasi Krim Wajah Bayi Terbaik untuk Kulit Sehat & Lembap
Terutama pada bayi baru lahir, prematur, atau usia di bawah 3 bulan yang masih memiliki sistem imun rendah.
1.Botol Susu Tidak Harus Selalu Disterilisasi
Botol susu memang bisa menjadi sumber kuman jika tidak dibersihkan dengan benar. Namun, sterilisasi tidak harus dilakukan setiap selesai pemakaian.
Baca Juga: Cerpen Lakon Wayang Wisanggeni Takon Bapa 1, Bayi Api yang Lahir dari Kawah Candradimuka
Dalam kondisi normal, mencuci botol dengan sabun dan air mengalir sudah cukup untuk menjaga kebersihannya.
Sterilisasi lebih diperlukan pada situasi tertentu, bukan sebagai rutinitas harian yang wajib.
2. Kapan Botol Susu Perlu Disterilisasi
Sterilisasi sebaiknya dilakukan dalam beberapa kondisi berikut:
Botol susu baru dibeli dan belum pernah digunakan
Botol merupakan pinjaman atau pernah digunakan bayi lain
Digunakan oleh bayi yang sedang sakit
Baca Juga: 5 Rekomendasi Obat Batuk Pilek Bayi yang Aman dan Ampuh Redakan Gejala
Digunakan oleh bayi prematur atau dengan daya tahan tubuh lemah
Akses air bersih terbatas
Dalam kondisi tersebut, sterilisasi sebelum dan sesudah pemakaian sangat dianjurkan untuk mencegah risiko infeksi.
3. Risiko Jika Terlalu Sering Disterilisasi
Meski bermanfaat, sterilisasi yang terlalu sering juga memiliki dampak. Material botol bisa lebih cepat rusak akibat pemanasan berulang.
Pada botol tertentu, terutama yang mengandung bahan seperti BPA, proses pemanasan berulang juga berpotensi meningkatkan peluruhan zat kimia.
Karena itu, penting menyesuaikan frekuensi sterilisasi sesuai kebutuhan, bukan dilakukan secara berlebihan.
4. Cara Membersihkan Botol Susu dengan Benar
Perawatan harian botol susu dapat dilakukan tanpa sterilisasi, asalkan dicuci dengan benar.
Mulai dengan mencuci tangan menggunakan sabun selama minimal 20 detik. Lepaskan semua bagian botol seperti dot, tutup, dan katup, lalu bilas dengan air mengalir.
Baca Juga: 120 Rekomendasi Nama Bayi Laki-Laki Islam Unik dan Langka Anti Pasaran, Penuh Makna Mendalam!
Rendam semua bagian dalam air hangat yang telah diberi sabun. Gunakan sikat khusus untuk membersihkan setiap bagian hingga tidak ada sisa susu yang menempel.
Setelah itu, bilas hingga bersih dan pastikan tidak ada sisa sabun. Keringkan dengan meletakkan botol pada rak khusus hingga benar-benar kering.
Pastikan juga alat bantu seperti baskom dan sikat selalu dibersihkan setelah digunakan.
Menjaga kebersihan botol susu tidak selalu harus dengan sterilisasi setiap saat. Pencucian yang benar sudah cukup untuk penggunaan sehari-hari.
Sterilisasi hanya diperlukan pada kondisi tertentu, terutama untuk bayi dengan risiko infeksi lebih tinggi. Dengan perawatan yang tepat, botol susu tetap aman digunakan tanpa harus berlebihan.
Editor : Andi Chorniawan