Jawa Pos Radar Madiun- Apa Itu Fitur Sleep Monitoring? Fitur sleep monitoring adalah salah satu fitur canggih yang dapat kamu temukan pada smartwatch JETE. Fitur ini dibuat bagi kamu yang ingin memantau kualitas tidur secara lebih mendalam.
Selain itu, pada versi terbarunya, smartwatch ini juga dilengkapi sensor detak jantung optik yang memberikan hasil pengukuran lebih akurat.
Saat menggunakan fitur ini, kamu akan mendapatkan berbagai informasi mulai dari durasi tidur hingga seberapa nyenyak tidurmu di setiap fase.
Baca Juga: 5 Rak Piring 2 Susun Terbaik 2026, Muat Banyak dan Tetap Hemat Ruang
Dengan begitu, kamu bisa memahami kebiasaan tidur dan melakukan perbaikan agar kualitas tidur jadi lebih sehat dan teratur. Berikut beberapa fase tidur yang biasanya ditampilkan pada fitur sleep monitoring:
• Light Sleep (N1, N2): Tahap awal tidur di mana pergerakan mata dan aktivitas otot mulai melambat, sebagai persiapan menuju tidur lebih dalam.
• Deep Sleep (N3): Tahap tidur lelap di mana tubuh benar-benar beristirahat, detak jantung dan pernapasan melambat, serta sulit untuk dibangunkan.
• Rapid Eye Movement (REM) Sleep: Tahap akhir siklus tidur di mana mimpi sering terjadi dan otak aktif memproses informasi.
• Awake: Waktu ketika kamu terbangun selama tidur, yang membantu membaca pola tidur secara keseluruhan.
Cara Kerja Fitur Sleep Monitoring di Smartwatch
Fitur sleep monitoring dapat bekerja dengan mengandalkan beberapa sensor yang saling terintegrasi untuk membaca kondisi tubuh saat tidur. Berikut sensor yang biasanya digunakan:
• Sensor Detak Jantung (Heart Rate Sensor): Memantau detak jantung. Ketika detak jantung melambat, tubuh mulai memasuki fase tidur.
• Sensor Pergerakan (Accelerometer dan Gyroscope): Mendeteksi gerakan tubuh. Jika pergerakan minim, smartwatch akan mengidentifikasi bahwa kamu sedang tidur.
• Sensor Suhu Kulit (Skin Temperature Sensor): Mengukur suhu tubuh. Saat tidur, suhu tubuh cenderung menurun, sehingga sensor ini membantu mendeteksi kondisi tidur.
Dengan kombinasi sensor tersebut, smartwatch dapat menampilkan data seperti light sleep, deep sleep, hingga REM sleep. Hasil pemantauan biasanya bisa langsung dilihat di layar setelah kamu bangun.
Selain itu, kamu juga bisa melihat informasi detail seperti total waktu tidur, durasi deep sleep, light sleep, REM sleep, hingga waktu terbangun. Data ini membantu kamu memahami pola tidur dan menyusun strategi untuk meningkatkan kualitas istirahat.
Membaca Hasil Fitur Sleep Monitoring di Smartwatch
Melalui fitur sleep monitoring, kamu bisa mendapatkan nilai Sleep Score dengan skala 1–100 yang menggambarkan kualitas tidur secara keseluruhan. Berikut penjelasannya:
• Di bawah 60 (Poor): Kualitas tidur buruk atau kurang tidur.
• 60–79 (Fair): Tidur cukup, tetapi belum optimal.
• 80–89 (Good): Tidur berkualitas dengan sedikit gangguan.
• 90–100 (Excellent): Tidur sangat nyenyak dan optimal.
Selain skor, ada beberapa faktor lain yang digunakan untuk menilai kualitas tidur:
• Durasi tidur: Mengukur total waktu tidur setiap malam.
• Stres selama tidur: Mendeteksi tingkat stres yang bisa mengganggu kualitas tidur.
• Tahapan tidur: Menunjukkan distribusi waktu pada setiap fase tidur.
• Waktu terbangun: Mengukur seberapa sering kamu terbangun saat tidur.
• Kegelisahan: Mencatat gangguan atau pergerakan selama tidur.
Dengan memahami semua data tersebut, kamu bisa lebih mudah memperbaiki pola tidur dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Editor : Sukma Maharani Putri