Jangan Asal Modif! Ukuran Ban yang Salah Bisa Mengancam Keselamatan Berkendara

Satrio Jati • Dipublikasikan Kamis, 23 April 2026 | 13:55 WIB
Ilustrasi ttouring motor jarak jauh agar terhindar dari kesalahan fatal. (ILUSTRASi/YAMAHA)
Ilustrasi ttouring motor jarak jauh agar terhindar dari kesalahan fatal. (ILUSTRASi/YAMAHA)

Jawa Pos Radar Madiun - Selain memengaruhi performa mesin, penggunaan ban motor berukuran jumbo juga memiliki dampak serius terhadap aspek stabilitas dan keselamatan berkendara.

Komponen ban bukan sekadar pelengkap, melainkan berperan vital dalam menjaga handling serta memastikan daya cengkeram kendaraan tetap optimal di jalanan.

Saat motor menggunakan ban motor yang terlalu lebar, pengendalian atau handling akan terasa lebih berat dan kurang responsif, terutama saat melintasi tikungan.

Hal ini tentu membahayakan pengendara karena motor menjadi sulit bermanuver secara spontan dalam kondisi darurat atau lalu lintas yang padat.

Risiko lain yang jarang disadari adalah berkurangnya efektivitas sistem pengereman akibat perubahan distribusi beban pada roda.

Baca Juga: Modifikasi Ban Besar Bikin Motor Gagah, tapi Siap-Siap Tarikan Mesin Jadi Lemot

Komponen kaki-kaki seperti suspensi dan bearing roda juga akan menerima beban yang jauh lebih besar, sehingga berisiko mengalami keausan dini.

Selain itu, ukuran ban motor yang terlalu besar berpotensi menimbulkan gesekan berbahaya dengan spakbor atau bodi motor.

Khususnya saat kendaraan melewati jalan bergelombang.

Mengikuti ukuran ban standar pabrikan tetap menjadi pilihan paling bijak bagi pengendara yang mengutamakan kenyamanan dan keselamatan.

Estetika memang penting, namun jangan sampai modifikasi yang dilakukan justru membahayakan nyawa dan merusak komponen penting kendaraan Anda. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
ban motor ban besar ban dampak modifikasi