Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Tips Jogging Anti Capek untuk Pemula, Bikin Lari Lebih Kuat dan Tahan Lama

Andi Chorniawan • Kamis, 23 April 2026 | 12:03 WIB
Ilustrasi Jogging. (Pinterest/bestplayground)
Ilustrasi Joging. (Pinterest/bestplayground)

Jawa Pos Radar Madiun – Jogging menjadi salah satu olahraga ringan yang banyak dipilih untuk menjaga kebugaran tubuh.

Aktivitas ini termasuk latihan aerobik dengan intensitas sedang, lebih ringan dari lari cepat namun lebih efektif dibanding berjalan kaki.

Meski terlihat sederhana, banyak pemula yang cepat merasa lelah saat jogging.

Baca Juga: Sepatu Lari Lokal Terbaik 2026, Empuk dan Cocok untuk Jogging

Padahal, kunci utamanya bukan soal kuat atau tidak, melainkan bagaimana cara mengatur tubuh dengan benar sejak awal hingga akhir.

1.Pemanasan Jadi Kunci Awal

Sebelum mulai jogging, tubuh perlu dipersiapkan melalui pemanasan selama 5–10 menit.

Aktivitas ringan seperti jalan cepat atau peregangan membantu otot lebih siap bekerja.

Pemanasan berfungsi meningkatkan aliran darah ke otot sekaligus mengurangi risiko cedera.

Tanpa pemanasan, tubuh akan lebih cepat lelah karena belum siap menerima beban aktivitas.

2. Atur Tempo, Jangan Terlalu Ngebut

Kesalahan yang sering dilakukan pemula adalah langsung berlari cepat di awal. Padahal, jogging lebih menekankan ketahanan dibanding kecepatan.

Mulailah dengan pace santai. Jika masih bisa berbicara saat berlari, berarti tempo yang digunakan sudah tepat.

Cara ini membantu energi lebih awet dan mencegah kelelahan di tengah aktivitas.

3. Teknik Pernapasan yang Tepat

Pernapasan memiliki peran penting dalam menjaga stamina. Napas yang tidak teratur membuat tubuh cepat kehabisan tenaga.

Baca Juga: 10 Ide Jualan Es Paling Laris 2026, Modal Kecil tapi Untung Besar saat Cuaca Panas

Gunakan teknik sederhana dengan menarik napas melalui hidung dan mengeluarkannya lewat mulut.

Bisa juga menggunakan pola langkah, seperti dua langkah tarik napas dan dua langkah buang napas.

Teknik ini membantu suplai oksigen tetap stabil, detak jantung lebih terkontrol, dan tubuh tidak cepat lelah.

4. Istirahat Cukup Sebelum Jogging

Kondisi tubuh sangat dipengaruhi kualitas istirahat. Kurang tidur membuat energi menurun, sehingga jogging terasa lebih berat meski dilakukan dengan intensitas ringan.

Dengan istirahat yang cukup, performa saat berlari akan meningkat dan tubuh lebih siap menghadapi aktivitas fisik.

5. Konsistensi Latihan Bangun Stamina

Stamina tidak terbentuk secara instan. Tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan aktivitas fisik.

Baca Juga: Cara Mengatasi Sepatu Kebesaran tanpa Tukar Barang, Cukup Pakai Insole

Semakin rutin jogging dilakukan, semakin kuat daya tahan tubuh. Perlahan, rasa cepat lelah akan berkurang karena tubuh sudah terbiasa dengan ritme latihan.

6. Manfaat Jogging untuk Kesehatan

Selain membantu meningkatkan stamina, jogging juga memiliki banyak manfaat lain.

Aktivitas ini mampu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kebugaran fisik, serta membantu mengontrol berat badan.

Jogging juga efektif mengurangi stres dan meningkatkan mood karena tubuh melepaskan hormon endorfin saat berolahraga.

Dengan teknik yang tepat dan latihan yang konsisten, jogging tidak lagi terasa melelahkan. J

ustru menjadi aktivitas menyenangkan yang membuat tubuh lebih sehat dan bugar setiap hari.

 Penulis 

Defika Lusiana Safara, Siswi SMKN 1 BAGOR

Editor : Andi Chorniawan
#joging track kota madiun #manfaat #lari