Jawa Pos Radar Madiun - Rasa kesepian dalam hubungan bukan hal yang jarang terjadi, bahkan pada pasangan yang telah lama bersama.
Kondisi ini sering muncul ketika kedekatan emosional perlahan memudar, meskipun hubungan secara fisik masih berjalan seperti biasa.
Fenomena ini sering kali berakar pada terbentuknya mekanisme pertahanan diri yang menggantikan kasih sayang nyata dengan kenyamanan semu.
Kondisi tersebut dapat membuat pasangan merasa terhubung secara status, namun sebenarnya kehilangan keintiman perasaan yang mendalam satu sama lain.
Psikolog Robert Firestone memperkenalkan sebuah konsep untuk menjelaskan kondisi ini yang disebut sebagai "fantasy bond" atau ikatan semu.
Baca Juga: Tren Warna Perabotan 2026: Sentuhan Earth Tone dan Aksen Futuristik Bikin Hunian Lebih Estetik
"Fantasy bond merupakan mekanisme pertahanan diri yang membuat seseorang merasa terhubung dengan pasangan, namun tanpa kedekatan emosional yang nyata," papar Robert Firestone.
Dalam hubungan jangka panjang, kondisi ini dapat muncul ketika pasangan mulai merasa rentan dan takut akan kehilangan.
Untuk melindungi diri dari rasa sakit, mereka cenderung menggantikan kedekatan yang autentik dengan rutinitas sehari-hari yang mekanis, sehingga komunikasi pun perlahan menjadi dangkal dan kurang bermakna.
Seiring berjalannya waktu, kemampuan untuk saling memahami secara emosional bisa hilang sepenuhnya jika tidak segera disadari.
Pasangan yang terjebak dalam ikatan semu ini biasanya hanya membicarakan hal-hal praktis, sementara empati dan ketertarikan tulus terhadap pasangan mulai menurun secara drastis. (naz)
Editor : Mizan Ahsani