Jawa Pos Radar Madiun – Seringkali kita menjumpai pohon mangga yang tumbuh sangat subur dan rimbun, namun tak kunjung mengeluarkan bunga. Hal ini biasanya disebabkan oleh pertumbuhan yang terlalu fokus pada fase vegetatif (daun dan batang). Padahal, dengan teknik perawatan yang tepat, tanaman mangga bisa dirangsang untuk segera beralih ke fase generatif (bunga dan buah).
Selain faktor perawatan, penggunaan bibit unggul hasil okulasi atau cangkok sangat membantu mempercepat masa pembuahan dibandingkan menanam dari biji. Berikut adalah tips agar pohon mangga Anda cepat berbuah:
Teknik Merangsang Pembungaan pada Mangga
1. Gunakan Pupuk Tinggi Fosfor dan Kalium Nutrisi adalah kunci utama. Berikan pupuk NPK dengan kadar P (Fosfor) dan K (Kalium) yang tinggi, atau pupuk KCL sebagai tambahan. Penggunaan booster buah khusus mangga juga sangat efektif untuk merangsang munculnya malai bunga. Waktu terbaik pemupukan adalah dua kali setahun, terutama saat pergantian musim.
Baca Juga: Kuota Bantuan Imam Masjid Madiun Turun, Efisiensi Anggaran Jadi Penyebab
2. Lakukan Pemangkasan Cabang Tidak Produktif Pangkaslah ranting yang terlalu rapat di bagian tengah pohon, cabang yang mati, serta "tunas air" (tunas yang tumbuh tegak lurus ke atas namun tidak berbuah). Pemangkasan ini bertujuan agar nutrisi tidak terbuang sia-sia ke daun dan fokus pada pembentukan bunga.
3. Terapkan Teknik Stres Air Cara ini sangat efektif dilakukan saat musim kemarau. Hentikan atau kurangi penyiraman selama beberapa hari hingga daun terlihat sedikit layu dan kusam. Setelah itu, siram kembali dengan air yang cukup banyak secara tiba-tiba. Perubahan suhu dan kelembapan yang drastis ini akan memicu tanaman untuk mengeluarkan bunga sebagai bentuk pertahanan diri.
4. Potes Daun dan Tunas Muda Jika pohon terus-menerus mengeluarkan pucuk daun muda (trubus), cobalah untuk memetik atau memotes pucuk tersebut. Hal ini dilakukan agar tanaman berhenti tumbuh secara vegetatif dan mengalihkan energinya untuk membentuk primordia bunga.
Baca Juga: Rekomendasi Tanaman Hias Merambat untuk Dinding, Pagar, dan Kanopi Rumah
5. Pengikatan Batang Secara Ringan Melilit atau mengikat batang utama menggunakan tali kawat secara ringan (jangan sampai memotong kulit kayu) dapat membantu menahan aliran nutrisi hasil fotosintesis agar tetap berada di bagian tajuk pohon, sehingga merangsang pembungaan di cabang-cabang atas.
6. Pastikan Sinar Matahari Maksimal Pohon mangga membutuhkan paparan sinar matahari penuh (minimal 8 jam sehari). Cahaya matahari adalah motor penggerak proses fotosintesis yang sangat dibutuhkan untuk menghasilkan energi dalam pembentukan buah.
Kebersihan dan Sanitasi Lahan
Pastikan area di bawah tajuk pohon bersih dari gulma atau rumput liar. Gulma yang rimbun akan mencuri nutrisi dan air yang seharusnya diserap oleh akar pohon mangga. Lingkungan yang bersih juga mencegah serangan hama kutu putih yang sering menyerang bakal bunga.
Dengan perawatan yang konsisten dan penerapan teknik yang tepat, pohon mangga (terutama hasil okulasi) bahkan bisa mulai berbuah sebelum usia tiga tahun.
Editor : Nur Wachid