Langkah Baru Meta Lindungi Remaja: Hadirkan Penasihat Khusus Penggunaan AI yang Bertanggung Jawab

Titis Osi Kurniawan • Dipublikasikan Sabtu, 25 April 2026 | 13:00 WIB
Ilustrasi bermain media sosial atau medsos (FREEPIK)
Ilustrasi bermain media sosial atau medsos (FREEPIK)

Jawa Pos Radar Madiun - Selain fitur pemantauan teknis, Meta juga menggandeng Cyberbullying Research Center untuk menghadirkan fitur "pembuka percakapan" bagi para orang tua.

Fitur ini berupa panduan pertanyaan terbuka yang tersedia di situs Family Center milik Meta untuk membantu orang tua memulai diskusi sehat mengenai pengalaman anak menggunakan AI.

Inisiatif ini bertujuan agar orang tua tidak hanya sekadar mengawasi, tetapi juga mampu mengedukasi anak-anak mereka mengenai teknologi masa depan tersebut.

Meta juga mengumumkan pembentukan AI Wellbeing Expert Council, sebuah dewan penasihat yang akan memberikan masukan berkelanjutan mengenai penggunaan AI.

Dewan ini terdiri dari pakar yang memiliki keahlian khusus dalam bidang penggunaan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab dan menjunjung tinggi nilai etika.

Terdapat tiga kelompok penasihat utama yang akan memantau bagaimana AI berinteraksi dengan pengguna muda dan memastikan keamanan data tetap terjaga.

Langkah ini dilakukan seiring dengan kebijakan pemerintah di berbagai negara yang mulai membatasi akses remaja ke platform digital akibat risiko dampak negatif AI. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
ai bahaya meta remaja orang tua