Jawa Pos Radar Madiun – WhatsApp mulai menyiapkan layanan berbayar bernama WhatsApp Plus yang saat ini masih diuji coba secara terbatas di sejumlah wilayah.
Berbeda dari dugaan banyak pengguna, layanan ini bukan ditujukan untuk menghilangkan iklan, melainkan memberikan pengalaman personalisasi yang lebih luas di dalam aplikasi.
Fokus pada Kustomisasi, Bukan Fitur Baru
WhatsApp Plus hadir dengan sejumlah fitur tambahan yang memungkinkan pengguna mengatur tampilan aplikasi sesuai keinginan.
Melalui layanan berlangganan ini, pengguna dapat memilih berbagai tema eksklusif, ikon aplikasi unik, hingga warna baru untuk pesan dan latar belakang.
Tak hanya itu, WhatsApp juga memberikan opsi untuk menyematkan hingga 20 obrolan sekaligus, sehingga percakapan penting tetap berada di bagian atas.
Fitur Premium yang Ditawarkan
Pengguna WhatsApp Plus akan mendapatkan sejumlah keunggulan, antara lain:
- Tema dan ikon aplikasi eksklusif
- Opsi warna baru untuk tampilan chat
- Stiker premium dengan efek khusus
- Nada dering dan notifikasi khusus
- Daftar obrolan kustom dengan pengaturan personal
Fitur ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan memberikan pengalaman yang lebih personal tanpa mengubah fungsi utama aplikasi.
Hanya untuk Aplikasi Resmi
WhatsApp menegaskan bahwa layanan ini hanya tersedia melalui aplikasi resmi yang diunduh dari Google Play Store atau Apple App Store.
Penggunaan aplikasi tidak resmi berisiko menyebabkan akun diblokir, baik sementara maupun permanen.
Selain itu, layanan ini hanya tersedia untuk pengguna WhatsApp Messenger, bukan WhatsApp Business.
Sistem Berlangganan Bulanan
WhatsApp Plus akan menggunakan sistem langganan bulanan dengan perpanjangan otomatis.
Pengguna akan dikenakan biaya setiap bulan pada tanggal yang sama, dan harus membatalkan langganan minimal 24 jam sebelum periode berikutnya jika tidak ingin dikenakan biaya kembali.
Setiap akun hanya diperbolehkan memiliki satu langganan aktif.
WhatsApp Plus menjadi langkah baru dalam strategi monetisasi WhatsApp, dengan fokus pada personalisasi tampilan dan pengalaman pengguna.
Meski tidak mengubah fungsi utama aplikasi, fitur tambahan ini bisa menjadi daya tarik bagi pengguna yang ingin tampilan chat lebih unik dan eksklusif.
Namun, karena masih dalam tahap uji coba terbatas, belum semua pengguna bisa langsung menikmati layanan ini. (dce)
Editor : Dony Christiandi