Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Bukan Mitos, Ini Alasan Ilmiah Mengapa Pakai Baju Hitam Terasa Lebih Panas di Siang Hari

Alfiah Sidiq • Minggu, 26 April 2026 | 15:37 WIB
Ilustrasi mitos kaos warna hitam bikin badan terlihat kurus.
Ilustrasi mitos kaos warna hitam bikin badan terlihat kurus.

Jawa Pos Radar Madiun - Anggapan bahwa mengenakan pakaian berwarna hitam di siang hari terasa lebih panas ternyata bukan sekadar mitos belaka.

Secara ilmiah, fenomena ini berkaitan erat dengan bagaimana sebuah warna berinteraksi dengan spektrum cahaya matahari.

Warna hitam memiliki sifat unik karena menyerap hampir seluruh spektrum cahaya yang mengenainya, termasuk energi termal atau panas.

Sebaliknya, warna-warna terang seperti putih atau pastel bersifat reflektif, yakni memantulkan sebagian besar cahaya tersebut sehingga tidak terserap ke dalam kain.

Ketika seseorang mengenakan pakaian hitam di bawah terik matahari, panas akan lebih banyak terserap oleh kain, sehingga suhu di sekitar tubuh ikut meningkat.

Bahan dan Model Menentukan Kenyamanan

Meski warna hitam menyerap panas, rasa gerah yang muncul sebenarnya bisa diredam dengan memperhatikan dua faktor utama:

Baca Juga: Hasil Thomas Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Jonatan Christie Kalah dari Kunlavut, Merah Putih Tertinggal 0-1

Tips Menghadapi Cuaca Terik

Untuk aktivitas luar ruangan di bawah sinar matahari langsung, masyarakat tetap disarankan untuk:

  1. Memprioritaskan pakaian berwarna terang untuk meminimalkan penyerapan panas.

  2. Memilih bahan kain yang memiliki pori-pori udara yang baik (adem).

  3. Memastikan hidrasi tubuh terjaga untuk mencegah risiko dehidrasi akibat suhu tubuh yang meningkat.

Jadi, meskipun benar bahwa baju hitam cenderung lebih panas, Anda tetap bisa menyiasatinya dengan pemilihan material dan potongan baju yang tepat agar tetap nyaman beraktivitas sepanjang hari. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#baju hitam #warna #cuaca panas