Jawa Pos Radar Madiun – Di antara banyak model Vespa klasik, P200E jadi salah satu yang paling dicari.
Bukan tanpa alasan, skuter ini dikenal sebagai salah satu Vespa paling bertenaga di zamannya sekaligus penutup era klasik sebelum desain modern mendominasi.
Vespa P200E diperkenalkan pada 1977 dan diproduksi hingga 1982. Model ini masuk dalam seri P—generasi terakhir Vespa klasik sebelum Piaggio beralih ke desain yang lebih modern.
Saat pertama kali diperkenalkan di pameran otomotif Cologne, Jerman, 1978, P 200 E langsung menarik perhatian. Desainnya lebih besar dan tegas dibanding generasi sebelumnya.
Baca Juga: Vespa 200 Rally: Skuter Klasik Paling Ikonik Era 70-an
Desain Lebih Besar dan Tangguh
Ciri paling mencolok ada pada bodi yang lebih bongsor dengan garis desain tegas. Leg shield dibuat lebih lebar, memberikan perlindungan sekaligus kenyamanan lebih bagi pengendara.
Rangka monocoque berbahan baja tetap dipertahankan, membuatnya dikenal kuat dan tahan lama.
Ditambah kompartemen yang lebih lega serta sistem kelistrikan yang diperbarui, skuter ini terasa lebih praktis untuk dipakai harian.
Mesin 200 cc Jadi Andalan
Sesuai namanya, Vespa ini dibekali mesin 198 cc, satu silinder, dua tak, berpendingin udara. Tenaganya mencapai sekitar 12,5 hp pada 5.700 rpm.
Transmisi manual 4-percepatan dengan sistem perpindahan gigi di setang (grip shift) masih jadi ciri khas. Untuk ukuran skuter saat itu, kecepatan maksimal 100–105 km/jam tergolong tinggi.
Arti Nama dan Inovasi
Banyak yang mengira huruf “E” berarti electric. Padahal, “E” merujuk pada electronic ignition, teknologi pengapian elektronik yang saat itu tergolong baru.
Baca Juga: Vespa 946 “Horse” Resmi Meluncur, Skuter Premium dengan Desain Artistik Super Eksklusif
Sementara “P” merujuk pada Piaggio dan “200” menunjukkan kapasitas mesin.
Masif Diproduksi, Kini Jadi Buruan
Selama lima tahun produksi, sekitar 160 ribu unit P 200 E dibuat. Angka itu menunjukkan besarnya minat pasar saat itu.
Produksinya berhenti pada 1982 dan digantikan seri PX 200 E. Namun hingga kini, P 200 E tetap dianggap salah satu Vespa klasik paling tangguh dan bernilai tinggi.
Bagi kolektor, Vespa ini bukan sekadar kendaraan—melainkan simbol era keemasan skuter klasik yang tak tergantikan.
Editor : Andi Chorniawan