Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Penjualan Mobil Hybrid Melonjak tapi Laba Hyundai Justru Anjlok Dua Digit, Apa Biang Keroknya?

Satrio Jati • Senin, 27 April 2026 | 10:00 WIB
Hyundai Ioniq 9, mobil flagship terbaru dari Hyundai, siap memasuki pasar Indonesia.
Hyundai Ioniq 9, mobil flagship terbaru dari Hyundai, siap memasuki pasar Indonesia.

Jawa Pos Radar Madiun - Raksasa otomotif Korea Selatan, Hyundai Motor, melaporkan kinerja keuangan yang kontras pada kuartal pertama (Q1) 2026.

Meskipun berhasil mencetak rekor pendapatan tertinggi untuk periode Januari-Maret, perusahaan harus menghadapi kenyataan pahit berupa penurunan laba operasional hingga dua digit.

Berdasarkan laporan resmi perusahaan yang dirilis Kamis, laba operasional Hyundai merosot tajam sebesar 30,8 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi 2,51 triliun won (sekitar Rp29,19 triliun).

Penurunan ini diikuti oleh laba bersih yang juga anjlok 23,6 persen menjadi 2,58 triliun won.

Dampak Tarif AS dan Ketidakpastian Geopolitik

Hyundai menyatakan bahwa penyebab utama anjloknya profitabilitas adalah penerapan tarif oleh Amerika Serikat (AS) yang memberikan dampak negatif signifikan.

Selain itu, melemahnya permintaan global akibat ketidakpastian geopolitik turut menekan angka penjualan.

Secara total, Hyundai menjual 976.219 unit kendaraan secara global, turun 2,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Penurunan terjadi merata baik di pasar domestik Korea Selatan (turun 4,4%) maupun pasar internasional (turun 2,1%).

Baca Juga: Ancaman Tegas Mendikti dan Pengawasan Ketat UGM Warnai Pelaksanaan UTBK SNBT 2026

Rekor Pendapatan dan Dominasi Model Ramah Lingkungan

Di tengah penurunan laba, ada titik terang pada sisi pendapatan yang justru naik 3,4 persen menjadi 45,94 triliun won.

Angka ini merupakan rekor pendapatan tertinggi Hyundai untuk kuartal pertama sepanjang sejarah perusahaan.

Sektor kendaraan ramah lingkungan menjadi pahlawan yang menahan penurunan lebih dalam.

Penjualan global untuk kategori kendaraan listrik—mencakup hybrid, plug-in hybrid, EV baterai, hingga sel bahan bakar—melonjak 14,2 persen menjadi 242.612 unit.

Saat ini, kendaraan listrik dan ramah lingkungan sudah mewakili 24,9 persen dari total portofolio penjualan global Hyundai.

Hal ini membuktikan bahwa strategi elektrifikasi perusahaan mulai membuahkan hasil di mata konsumen meskipun margin laba operasional tertahan di angka 5,5 persen. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#hyundai #mobil listrik #mobil hybrid #penjualan