Jawa Pos Radar Madiun - Raksasa otomotif Jerman, Volkswagen (VW) Group, tidak main-main dalam ambisinya menguasai pasar mobil listrik dunia.
Melalui Jetta, sub-brand khusus mereka di China, VW resmi memperkenalkan Jetta X Concept.
Prototipe SUV listrik ini bukan sekadar pamer desain, melainkan sinyal perang terbuka di segmen entry-level China yang selama ini didominasi oleh merek-merek lokal.
Salah satu poin paling menggetarkan dari Jetta X Concept adalah banderol harganya. FAW-VW menargetkan mobil ini dijual di kisaran 100.000 Yuan, atau sekitar Rp240 jutaan (kurs $14.700 - $15.000).
Harga ini sangat kompetitif, bahkan bisa dibilang "murah" untuk standar kualitas VW Group.
Dengan harga tersebut, Jetta X Concept berpotensi besar menjadi pilihan utama keluarga muda dan dinobatkan sebagai "mobil sejuta umat" baru di era elektrifikasi.
Baca Juga: Waspada Gejolak Pasar, IHSG Tertekan Data PDB AS dan Rilis Inflasi Kawasan Euro
Desain Tangguh Tinggalkan Gaya Bulat Seri ID
Berbeda dengan jajaran VW seri ID yang identik dengan garis membulat, Jetta X Concept tampil berani dengan bahasa desain boxy (mengkotak).
Desain ini memberikan dua keuntungan utama: kesan tangguh layaknya SUV off-road dan ruang kabin yang jauh lebih lapang.
Beberapa detail eksterior yang menonjol meliputi:
-
Fender Kekar & Trapezoidal Wheel Arches: Memberikan kesan kaki-kaki yang kokoh.
-
Cladding Hitam: Mempertegas identitas SUV petualang.
-
Lampu LED Sempit: Sentuhan futuristik pada bagian depan dan belakang.
-
Aksen Kait Derek Merah: Menambah nuansa tangguh pada prototipe ini.
Bagian interior mengikuti tren masa kini dengan pendekatan minimalis. Pengguna akan dimanjakan dengan layar besar dan minim tombol fisik, memberikan kesan bersih dan modern.
Peluncuran Jetta X Concept hanyalah awal dari serangan besar-besaran.
Jetta telah membeberkan peta jalan untuk meluncurkan lima model baru hingga 2028, yang terdiri dari empat kendaraan energi baru (NEV) dan satu kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE).
Model produksi massal pertama dari Jetta X dijadwalkan mulai dijual pada akhir tahun ini. Tak tanggung-tanggung, VW mematok target penjualan ambisius mencapai 400.000 hingga 500.000 unit per tahun untuk brand Jetta saja.
Jika strategi ini sukses di China, bukan tidak mungkin model-model murah berkualitas ini akan merambah ke pasar internasional lainnya. (naz)
Editor : Mizan Ahsani