Jawa Pos Radar Madiun - Masalah insomnia sering kali berakar pada sistem saraf yang terlalu aktif.
Maria Pino, Ph.D., profesor dari New York Tech, menjelaskan bahwa magnesium memiliki peran krusial dalam mengembalikan keseimbangan neurotransmiter di otak untuk menciptakan relaksasi yang dalam.
Menurut Pino, magnesium bekerja dengan cara memblokir glutamat (neurotransmiter yang merangsang saraf) dan secara bersamaan meningkatkan GABA (asam gamma-aminobutirat).
GABA adalah kunci utama yang membantu menenangkan sistem saraf.
Baca Juga: Cara Mengusir Kutu Beras yang Ampuh dan Efektif agar Beras Tetap Bersih
Sehingga tubuh lebih mudah bertransisi menuju keadaan rileks untuk tertidur.
Selain menenangkan saraf dan otot, magnesium juga memengaruhi jam biologis atau siklus tidur-bangun alami tubuh.
"Pada individu yang sehat, magnesium dapat meningkatkan kadar melatonin, yang sangat membantu menjaga ritme sirkadian tetap normal," tambah Pino.
Dengan asupan yang cukup, tubuh tidak hanya lebih mudah tertidur, tetapi juga mampu mempertahankan kualitas tidur yang stabil sepanjang malam. (naz)
Editor : Mizan Ahsani