Jawa Pos Radar Madiun - Keamanan anak di tempat penitipan bukan hanya soal fasilitas yang mewah, melainkan soal bagaimana kondisi mental dan fisik mereka selama di sana.
Sebagai orang tua, sangat penting untuk tidak hanya sekadar mengantar-jemput, tetapi juga harus jeli melihat setiap perubahan sekecil apa pun yang ditunjukkan oleh si kecil.
Psikolog Devi Yanti, M. Psi., mengingatkan bahwa naluri orang tua sering kali menjadi alarm pertama yang paling akurat sebelum bukti nyata ditemukan.
Ia menganjurkan orang tua untuk segera menindaklanjuti jika mendapati anak yang semula ceria berubah menjadi pendiam, rewel berlebihan, atau menunjukkan ketakutan saat akan diantar ke daycare.
Baca Juga: KPAI: Kasus Daycare Maut Little Aresha Terburuk di Indonesia dalam 3 Tahun Terakhir
Waspadai Larangan Kunjungan Mendadak
Salah satu cara terbaik untuk memastikan kualitas pengasuhan adalah dengan melihat transparansi pihak pengelola.
Orang tua disarankan untuk sesekali melakukan kunjungan mendadak guna mengecek kondisi anak secara langsung tanpa persiapan dari pihak daycare.
Menurut Devi, jika sebuah lembaga melarang orang tua melakukan kunjungan mendadak, hal tersebut merupakan tanda peringatan atau red flag yang serius.
Pengelola yang memiliki standar pengasuhan baik seharusnya selalu terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran serta keluhan yang disampaikan oleh keluarga.
Langkah Darurat dan Prioritas Keselamatan
Jika Anda menemukan kejanggalan seperti memar pada tubuh atau perubahan perilaku yang drastis, jangan ragu untuk segera mengambil langkah hukum atau medis.
Dokumentasikan setiap bukti yang ada, mulai dari catatan perilaku hingga foto luka, untuk mempermudah laporan ke kepolisian atau dinas terkait.
Keselamatan anak adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Jangan takut untuk segera memindahkan anak ke tempat lain meskipun proses investigasi belum selesai atau belum ada kepastian hukum.
Ingat, tugas orang tua adalah melindungi, sementara tugas aparat adalah membuktikan kebenaran di balik kecurigaan tersebut. (naz)
Editor : Mizan Ahsani