Jawa Pos Radar Madiun - Lei Jun mengumumkan pencapaian penting dalam pengembangan chip internal perusahaan saat acara Xiaomi Investor Day. Dalam pertemuan tersebut, Xiaomi mengonfirmasi bahwa pengiriman chip XRING O1 telah melampaui 1 juta unit.
Dilaporkan oleh Ximitime, pencapaian ini semakin memperkuat posisi Xiaomi sebagai salah satu produsen smartphone yang mampu mengembangkan System on Chip (SoC) secara mandiri.
XRING O1, Langkah Xiaomi Kurangi Ketergantungan pada Qualcomm dan MediaTek
Chip XRING O1 dikembangkan sebagai bagian dari strategi Xiaomi untuk mengurangi ketergantungan pada vendor besar seperti Qualcomm dan MediaTek.
Chip ini pertama kali diperkenalkan tahun lalu dengan teknologi fabrikasi 3nm, menandai lompatan besar dalam kemandirian perangkat keras Xiaomi.
Investasi Jumbo, Capai Puluhan Triliun Rupiah
Lu Weibing, Presiden Divisi Mobile Xiaomi, menegaskan bahwa pengembangan chip ini merupakan langkah awal dari strategi jangka panjang perusahaan.
Sejak dimulai pada 2021, Xiaomi telah menyiapkan:
- Peta jalan pengembangan selama 10 tahun
- Investasi minimal 50 miliar yuan (sekitar Rp125,8 triliun)
Hingga April 2025, total investasi riset dan pengembangan (R&D) untuk arsitektur XRING telah mencapai 13,5 miliar yuan (sekitar Rp33 triliun).
Baca Juga: Realme C100 Siap Meluncur 7 Mei, Bawa Baterai Raksasa 8.000 mAh yang Tahan 7 Tahun
Bocoran XRING O3, Xiaomi Siapkan Chip Generasi Baru
Kesuksesan XRING O1 tampaknya akan berlanjut dengan generasi berikutnya. Bocoran terbaru menyebutkan Xiaomi tengah menyiapkan chip baru bernama XRING O3.
Menariknya, Xiaomi disebut melewatkan penamaan XRING O2, meski belum ada penjelasan resmi terkait hal ini.
Informasi ini diperkuat oleh temuan perangkat lipat misterius dengan kode “lhasa” dan nomor model “2608BPX34C”. Perangkat tersebut diduga akan dirilis sebagai:
- Xiaomi Mix Fold 5
- atau Xiaomi 17 Fold
Ponsel ini disebut akan menjadi perangkat pertama yang menggunakan chip XRING O3.
Xiaomi Siapkan Chip untuk Smartphone hingga Mobil
Lei Jun juga mengungkapkan bahwa ke depan, pengembangan chip Xiaomi tidak hanya terbatas pada smartphone.
Perusahaan berencana memperluas penggunaan chip ke sektor otomotif, termasuk untuk mendukung ekosistem mobil pintar Xiaomi di masa depan.
Langkah ini menandai ambisi besar Xiaomi dalam membangun ekosistem teknologi terintegrasi dari perangkat mobile hingga kendaraan.
Dengan pencapaian pengiriman XRING O1 yang menembus 1 juta unit, Xiaomi kini masuk dalam jajaran produsen elit yang mampu mengembangkan chip sendiri.
Strategi ini tidak hanya meningkatkan daya saing produk, tetapi juga memberikan kontrol lebih besar terhadap performa, efisiensi, dan inovasi perangkat di masa depan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani