Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Perbedaan HEV vs PHEV, Ketahui 5 Hal Ini Sebelum Anda Memutuskan Membeli Mobil Hybrid

Yunita Tri Desianti • Kamis, 30 April 2026 | 15:29 WIB
Toyota Veloz Hybrid EV memiliki interior yang mewah dan menjadi salah satu mobil hybrid 7-seater paling terjangkau di Indonesia.
Toyota Veloz Hybrid EV memiliki interior yang mewah dan menjadi salah satu mobil hybrid 7-seater paling terjangkau di Indonesia.

Jawa Pos Radar Madiun - Minat terhadap mobil ramah lingkungan terus meningkat di Indonesia, terutama pada segmen hybrid. Dua teknologi yang paling sering ditemui adalah HEV dan PHEV.

Keduanya sama-sama menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, tetapi cara kerja dan penggunaannya cukup berbeda.

Memahami perbedaan ini penting agar tidak salah memilih kendaraan sesuai kebutuhan.

1. Cara Pengisian Daya Jadi Pembeda Utama

Perbedaan paling mendasar terletak pada sistem pengisian baterai. HEV tidak memerlukan pengisian daya dari luar karena baterainya terisi otomatis melalui mesin dan regenerative braking.

Sementara itu, PHEV bisa diisi menggunakan listrik eksternal seperti mobil listrik pada umumnya, sehingga baterainya dapat terisi penuh tanpa bergantung pada mesin bensin.

2. Jarak Tempuh Mode Listrik Berbeda

PHEV memiliki kapasitas baterai lebih besar sehingga mampu berjalan dengan mode listrik murni dalam jarak yang lebih jauh, sekitar 30 hingga 80 kilometer tergantung model.

Sebaliknya, HEV hanya menggunakan mode listrik dalam jarak pendek dan lebih sering mengandalkan kombinasi mesin bensin dan motor listrik secara otomatis.

Baca Juga: Kebiasaan Kecil Ini Bisa Bikin Mobil Listrik Lebih Efisien, Salah Satunya Cek Tekanan Ban

3. Efisiensi Bahan Bakar Tidak Sama

Dalam penggunaan harian, PHEV bisa jauh lebih hemat bahan bakar jika sering di-charge dan digunakan untuk perjalanan pendek. Hal ini karena mobil dapat berjalan dalam mode listrik lebih sering.

HEV tetap efisien, terutama di kondisi lalu lintas padat, tetapi tidak memiliki kemampuan listrik murni dalam jarak jauh sehingga konsumsi bahan bakar lebih bergantung pada mesin.

4. Harga dan Biaya Kepemilikan

Dari sisi harga, PHEV umumnya lebih mahal karena teknologi baterai yang lebih besar dan sistem yang lebih kompleks. Selain itu, pengguna juga perlu mempertimbangkan fasilitas pengisian daya di rumah.

HEV cenderung lebih terjangkau dan lebih praktis karena tidak membutuhkan infrastruktur charging tambahan.

5. Fleksibilitas Penggunaan Jadi Pertimbangan Akhir

HEV lebih cocok untuk pengguna yang ingin kendaraan praktis tanpa repot mengisi daya. Sistemnya bekerja otomatis dan mirip mobil konvensional.

Sementara PHEV lebih ideal bagi pengguna yang memiliki akses listrik dan ingin memaksimalkan efisiensi serta mengurangi emisi dengan lebih sering menggunakan mode listrik.

HEV dan PHEV sama-sama menawarkan efisiensi, tetapi dengan pendekatan berbeda.

HEV unggul dalam kepraktisan, sementara PHEV menawarkan efisiensi lebih tinggi jika digunakan dengan optimal. Pilihan akhirnya sangat bergantung pada kebutuhan dan gaya penggunaan sehari-hari. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#perbedaan phev dan hev #HeV #harga #PHEV #mobil hybrid