Jawa Pos Radar Madiun -
Jawa Pos Radar Madiun - Ketombe merupakan salah satu gangguan kulit kepala yang paling umum dan sering dianggap sepele, padahal dampaknya bisa mengganggu kenyamanan hingga menurunkan rasa percaya diri.
Kondisi ini ditandai dengan serpihan putih atau kekuningan yang berasal dari pengelupasan kulit kepala secara berlebihan.
Berdasarkan informasi dari laman Kementerian Kesehatan RI, ketombe terjadi akibat pengelupasan lapisan kulit kepala yang berlebih dan dapat dipicu oleh berbagai faktor.
Di antaranya seperti stres, kelembaban tinggi, hingga kebersihan rambut yang kurang terjaga.
Penyebab Ketombe yang Sering Tidak Disadari
Ketombe bisa muncul karena produksi minyak berlebih di kulit kepala, kondisi iklim tropis yang lembab, serta kebiasaan sehari-hari yang kurang menjaga kebersihan rambut.
Lingkungan ini dapat menjadi tempat berkembangnya jamur penyebab ketombe seperti Malassezia furfur.
Jika tidak ditangani dengan tepat, ketombe bisa menjadi lebih parah dan sulit dihilangkan hanya dengan keramas biasa.
Baca Juga: Punya Dapur Sempit di Rumah? Terapkan 7 Trik Ini agar Ruangan Terasa Lebih Luas
Cara Alami Mengatasi Ketombe Membandel
Selain sampo anti-ketombe, ada beberapa bahan alami yang bisa membantu mengatasi masalah ini. Salah satunya adalah garam yang dapat digunakan sebagai scrub ringan untuk mengangkat sel kulit mati sebelum keramas.
Lidah buaya juga dikenal memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang dapat membantu menenangkan kulit kepala yang iritasi. Gel ini bisa dioleskan langsung sebelum dibilas.
Minyak kelapa menjadi pilihan lain karena sifat antimikrobanya yang membantu mengurangi pertumbuhan jamur di kulit kepala. Sementara itu, baking soda dapat membantu proses eksfoliasi untuk mengangkat sel kulit mati.
Air perasan jeruk nipis juga sering digunakan sebagai bahan alami karena sifat antimikrobanya yang membantu mengurangi jamur penyebab ketombe.
Perawatan Harian yang Tidak Boleh Diabaikan
Selain perawatan alami, menjaga kebersihan kulit kepala menjadi langkah paling penting. Keramas secara rutin 2–3 kali seminggu dapat membantu mengurangi minyak berlebih, debu, dan kotoran yang menempel di kulit kepala.
Kebiasaan menggaruk kepala saat gatal juga sebaiknya dihindari karena dapat memperparah iritasi dan memicu infeksi.
Hindari Pemicu yang Memperburuk Kondisi
Penggunaan produk kimia secara berlebihan seperti pewarna rambut juga dapat memperburuk kondisi kulit kepala. Selain itu, stres yang tidak terkontrol dapat meningkatkan produksi minyak sehingga memperparah ketombe.
Mengelola stres dan menjaga pola hidup sehat menjadi bagian penting dalam mencegah ketombe kembali muncul.
Ketombe bisa diatasi dengan kombinasi perawatan alami dan kebiasaan menjaga kebersihan rambut. Dengan penanganan yang tepat dan konsisten, kulit kepala bisa kembali sehat, bersih, dan bebas rasa gatal yang mengganggu. (naz)
Editor : Mizan Ahsani