Jawa Pos Radar Madiun - Bayangkan membuka galeri foto, lalu menemukan seluruh pakaian Anda tersusun rapi layaknya lemari digital.
Bukan sekadar melihat kenangan, kini teknologi membawa pengalaman baru dalam mengatur gaya berpakaian. Inilah yang sedang dipersiapkan oleh Google melalui inovasi terbarunya.
Wardrobe: Lemari Digital Berbasis AI
Fitur baru bernama Wardrobe akan hadir di Google Photos sebagai solusi pintar untuk mengelola koleksi pakaian.
Dengan dukungan kecerdasan buatan, fitur ini mampu membantu pengguna mengenali, mengelompokkan, hingga mengombinasikan outfit dengan lebih praktis.
Teknologi ini bekerja dengan cara menganalisis foto yang tersimpan di akun pengguna. Dari situ, sistem akan mendeteksi berbagai item seperti baju, celana, hingga aksesori yang pernah digunakan.
Cara Kerja dan Fitur Utama
Setelah proses pemindaian selesai, Wardrobe akan menyusun katalog digital yang terorganisir. Beberapa kemampuan utamanya meliputi:
Katalog Pakaian Otomatis
AI akan mengelompokkan item fashion ke dalam kategori tertentu, seperti:
- Atasan
- Bawahan
- Aksesori
Setiap item ditampilkan dalam bentuk gambar mini sehingga mudah dikenali.
Baca Juga: Chery Omoda Facelift 2026 Resmi Mengaspal: Tampilan Futuristik, Kabin Semakin Premium
Mix and Match Outfit
Pengguna dapat mencoba memadukan berbagai pakaian secara virtual untuk menemukan gaya terbaik. Hasil kombinasi ini bisa:
- Disimpan sebagai moodboard
- Dibagikan ke orang lain
Fitur Try-On Virtual
Salah satu fitur paling menarik adalah kemampuan “try-on”.
Dengan teknologi ini, sistem dapat menghasilkan visual pengguna seolah-olah sedang mengenakan pakaian tertentu, tanpa harus benar-benar mencobanya.
Keterbatasan yang Perlu Diketahui
Meski terdengar canggih, fitur ini tetap memiliki batasan. AI hanya bisa mengenali pakaian yang pernah muncul di foto. Artinya:
- Pakaian yang belum pernah difoto tidak akan masuk katalog
- Item lama yang sudah tidak dimiliki masih bisa muncul
Selain itu, Google juga mengakui bahwa sistem AI belum sepenuhnya sempurna. Kesalahan dalam mengenali objek atau menghasilkan visual masih mungkin terjadi.
Fitur Wardrobe dijadwalkan meluncur pada musim panas tahun ini. Untuk tahap awal, pengguna Android akan menjadi yang pertama mencobanya, kemudian disusul oleh pengguna iOS.
Dengan hadirnya Wardrobe, fungsi aplikasi galeri tidak lagi terbatas pada penyimpanan foto.
Google mencoba menggabungkan teknologi visual dan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna dalam kehidupan sehari-hari, termasuk urusan berpakaian.
Jika pengembangannya berjalan mulus, fitur ini bisa menjadi langkah awal menuju asisten gaya personal berbasis AI yang benar-benar praktis. (naz)
Editor : Mizan Ahsani