Jawa Pos Radar Madiun - Malam itu, situasi berubah dalam hitungan detik.
Sebuah kendaraan listrik berhenti tanpa peringatan di jalur berbahaya. Celakanya muncul dua KRL berbeda yang akhirnya berhenti.
Petaka kemudian terjadi. Muncul kereta berkecepatan tinggi muncul dan menabrak KRL yang berhenti gara-gara dipicu mobil listrik mogok.
Dari kejadian inilah muncul pengingat penting: memahami prosedur darurat bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
Keselamatan Jadi Prioritas Utama
Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Agus Purwadi, menegaskan bahwa penanganan kendaraan listrik berbeda dari mobil konvensional, terutama saat terjadi kegagalan sistem secara tiba-tiba.
Kendaraan listrik bergantung pada sistem elektronik terpusat.
Saat terjadi gangguan, sistem akan otomatis mengunci kendaraan melalui fitur seperti pengunci transmisi atau rem parkir elektronik. Akibatnya, mobil menjadi sulit digerakkan.
Mengapa EV Sulit Didorong Saat Mati?
Ketika daya listrik hilang, sistem akan mengaktifkan:
- Pengunci transmisi (parking pawl)
- Rem parkir elektronik
Kondisi ini membuat kendaraan tidak bisa didorong secara manual seperti mobil biasa. Oleh karena itu, waktu respons menjadi faktor penentu keselamatan.
Baca Juga: Chery Omoda Facelift 2026 Resmi Mengaspal: Tampilan Futuristik, Kabin Semakin Premium
Situasi Kritis di Perlintasan Kereta
Dalam kondisi darurat, terutama di rel kereta, tidak ada ruang untuk ragu. Prioritas utama adalah menyelamatkan nyawa.
Langkah yang harus dilakukan:
- Segera keluar dari kendaraan
- Jangan mencoba menyalakan ulang mobil
- Jangan mencari mode netral
“Prioritas nyawa, jangan membuang waktu mencoba men-starter ulang mobil atau mencari tombol neutral."
Setelah keluar, arah evakuasi juga penting:
- Menjauh dari rel
- Berlari ke arah datangnya kereta
Langkah ini bertujuan menghindari risiko terkena puing yang terlempar ke depan saat terjadi benturan.
Penanganan di Jalan Raya
Berbeda dengan di rel kereta, situasi di jalan raya masih memberi peluang untuk mitigasi.
Beberapa langkah yang disarankan:
- Manfaatkan momentum kendaraan untuk menepi
- Aktifkan lampu hazard
- Pasang segitiga pengaman
Selain itu, pengemudi perlu memahami prosedur darurat untuk memindahkan transmisi ke posisi netral.
Pentingnya Emergency Neutral
Sebagian kendaraan listrik memiliki fitur khusus untuk mengaktifkan mode netral saat daya hilang. Biasanya, fitur ini diakses melalui:
- Kombinasi tombol tertentu
- Tuas manual tersembunyi
Dengan mode ini, kendaraan dapat didorong atau diderek ke tempat yang lebih aman.
Peran Penting Baterai 12V
Meski kendaraan listrik menggunakan baterai utama berkapasitas besar, sistem elektronik tetap bergantung pada baterai 12V.
Fungsi baterai ini:
- Menjalankan sistem kontrol
- Mengaktifkan fitur dasar kendaraan
Jika baterai ini bermasalah, maka sistem kendaraan bisa gagal berfungsi secara keseluruhan. Karena itu, memastikan kondisinya tetap optimal sangat penting.
Kendaraan listrik menawarkan teknologi canggih, tetapi juga membawa tantangan baru dalam kondisi darurat.
Memahami prosedur keselamatan bukan hanya soal pengetahuan, melainkan kesiapan menghadapi situasi tak terduga.
Dalam kondisi genting, keputusan cepat dan tepat bisa menjadi pembeda antara selamat dan celaka. Dan seperti yang ditekankan para ahli, keselamatan manusia harus selalu menjadi prioritas utama. (naz)
Editor : Mizan Ahsani