Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Susah Mendidik Anak di Era Digital? Psikolog Singgung Pentingnya Literasi dan Regulasi

Suci Oktavia • Sabtu, 2 Mei 2026 | 08:26 WIB
Ilustrasi mindful parenting yang bisa membuat anak tumbuh cerdas.
Ilustrasi mindful parenting yang bisa membuat anak tumbuh cerdas.

Jawa Pos Radar Madiun - Di tengah derasnya arus teknologi, anak-anak tumbuh dalam dunia yang sangat berbeda dari generasi sebelumnya.

Layar bukan lagi sekadar hiburan, melainkan jendela menuju informasi tanpa batas. Di sinilah peran orang tua diuji.

Bukan hanya sebagai pengawas, tetapi sebagai pendamping yang benar-benar hadir.

Peran Orang Tua di Era Digital

Psikolog anak dan remaja, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, menegaskan bahwa orang tua tetap menjadi pendidik utama, bahkan di tengah perkembangan digital yang pesat.

“Pendidikan terbaik bukan hanya tentang apa yang anak ketahui, tetapi tentang bagaimana mereka bertumbuh sebagai manusia,” ujarnya.

Artinya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari karakter, empati, kemandirian, serta ketahanan mental anak.

Membangun Hubungan yang Kuat

Langkah pertama yang perlu dilakukan orang tua adalah menciptakan hubungan yang hangat dan terbuka. Anak perlu merasa aman untuk berbicara, bertanya, bahkan bercerita tentang pengalaman digital mereka.

Pendekatan ini meliputi:

Dengan hubungan yang kuat, anak lebih mudah diarahkan tanpa merasa tertekan.

Dari Pengguna Menjadi Digital Citizen

Di era sekarang, anak tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi. Mereka perlu dibimbing menjadi “digital citizen” yang bijak dan bertanggung jawab.

Orang tua perlu:

Peran ini menuntut keterlibatan aktif, bukan sekadar kontrol dari jauh.

Pentingnya Literasi Digital Sejak Dini

Salah satu bekal utama yang harus diberikan adalah literasi digital. Anak perlu diajarkan:

Selain itu, orang tua juga perlu menetapkan batasan yang jelas, seperti:

Konsistensi menjadi kunci agar aturan ini efektif.

Baca Juga: Mobil Listrik Tiba-Tiba Mati? Ini Langkah Penting yang Bisa Selamatkan Nyawa Anda

Dampak Media Sosial bagi Anak

Media sosial memiliki dua sisi yang tidak bisa dipisahkan.

Dampak Positif

Dampak Negatif

Anak-anak belum memiliki kematangan psikologis untuk menyaring informasi secara kritis. Karena itu, pendampingan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Peran Regulasi dan Orang Tua

Kebijakan seperti PP Tunas hadir sebagai perlindungan tambahan. Regulasi ini bertujuan:

Namun, regulasi bukan solusi utama. “Regulasi berfungsi sebagai pagar luar, sementara keluarga tetap menjadi ‘pagar utama’ dalam perlindungan anak,” pesannya. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#parenting #mendidik anak #Teknologi #era digital