Jawa Pos Radar Madiun - Penggunaan robot di rumah tangga bukan lagi sekadar uji coba. Di China, tren ini mulai masuk fase komersial dan berkembang cepat.
Startup X Square Robot bahkan sudah memperluas layanan pembersihan berbasis robot ke Beijing setelah debut di Shenzhen. Perusahaan ini menargetkan 1.000 unit robot beroperasi hingga 2026.
Fenomena ini menjadi bagian dari perkembangan Artificial Intelligence berbasis fisik atau embodied AI—robot yang tak hanya “pintar”, tetapi juga bisa berinteraksi langsung dengan dunia nyata.
Menurut Liu Shaoshan dari Shenzhen Institute of Artificial Intelligence and Robotics for Society, rumah justru menjadi medan uji paling menantang.
“Lingkungan rumah jauh lebih kompleks dibanding pabrik,” ujarnya.
Baca Juga: Update Kenaikan Harga BBM Hari Ini 4 Mei 2026: Nonsubsidi Resmi Naik, Pertamina Dex Melonjak Drastis
Di sisi lain, China dinilai memiliki keunggulan besar. Mulai dari rantai pasok perangkat keras, kecepatan inovasi, hingga banyaknya skenario penggunaan di dunia nyata.
Robot rumah tangga pun diproyeksikan tak hanya berhenti di urusan bersih-bersih.
Ke depan, teknologi ini berpotensi masuk ke sektor perawatan lansia, mengisi kekosongan tenaga kerja yang selama ini menjadi masalah.
Potensi ekonominya juga besar. Laporan Morgan Stanley memproyeksikan pasar robotik China melonjak dari 47 miliar dolar AS pada 2024 menjadi 108 miliar dolar AS pada 2028.
Baca Juga: Cara Mudah Skrining BPJS Kesehatan 2026 via Aplikasi Mobile JKN, Gratis dan Bisa dari RumahRobot layanan menjadi motor utama dengan pertumbuhan tahunan mencapai 25 persen.
Di tingkat regional, geliatnya sudah terasa. Provinsi Guangdong mencatat kontribusi hingga 80 persen produksi robot layanan nasional.
Sementara Beijing menunjukkan lonjakan produksi hampir 50 persen dalam setahun.
Meski teknologi berkembang pesat, peran manusia belum tergantikan sepenuhnya. Justru, kemampuan seperti penilaian, adaptasi, dan interaksi sosial diprediksi menjadi nilai utama di masa depan.
Perubahan ini bukan sekadar soal teknologi, tetapi juga tentang bagaimana manusia dan mesin akan berbagi peran dalam kehidupan sehari-hari. (naz)
Editor : Mizan Ahsani