Jawa Pos Radar Madiun - Polygon kembali menghadirkan gebrakan.
Lini spesial bertajuk Polygon Indonesia Bisa resmi diluncurkan.
Bukan sekadar sepeda.
Ini simbol.
Simbol semangat kolektif bangsa yang terus bergerak maju di panggung global.
Dengan balutan warna merah putih, sepeda ini dipasarkan di angka Rp3.750.000.
Harga yang rasional untuk paket nasionalisme dan performa.
Desain dan Rangka: Ringan, Tangguh, Berkarakter
Desain jadi daya tarik pertama.
Kombinasi warna merah dan putih langsung mencuri perhatian.
Detail stiker hitam-putih menambah kesan modern dan sporty.
Bukan sekadar estetika.
Ini identitas.
Frame Alutech XC Sport yang Kuat
Polygon membekali sepeda ini dengan rangka Alutech XC Sport Frame.
Karakter utamanya:
• Ringan
• Kuat
• Tahan lama
Cocok untuk penggunaan harian hingga jalur ringan.
Suspensi Siap Medan Beragam
Di bagian depan, terpasang suspensi Suntour XCM dengan travel 120mm.
Fungsinya jelas:
• Meredam getaran
• Menjaga kenyamanan
• Stabil di jalur tidak rata
Sepeda ini tidak hanya untuk aspal.
Ia siap diajak keluar jalur.
Performa: Transmisi Simpel, Kontrol Maksimal
Polygon mengusung drivetrain Shimano 1x9 speed.
Konfigurasinya:
• Chainring depan 36T
• Cassette belakang 11-36T
Hasilnya:
• Perpindahan gigi lebih simpel
• Minim ribet
• Efisien untuk pemula hingga intermediate
Pengereman Cakram yang Responsif
Sektor keamanan tidak diabaikan.
Sistem rem menggunakan Clarks disc brake dengan rotor 160mm.
Keunggulannya:
• Daya henti kuat
• Stabil di segala cuaca
• Lebih presisi
Kaki-Kaki dan Handling: Seimbang di Segala Medan
Ukuran ban 27.5 x 2.20 inci dipilih bukan tanpa alasan.
Ini titik tengah:
• Cepat di jalan aspal
• Tetap punya traksi di jalur tanah
Posisi Berkendara Nyaman
Handlebar lebar 680mm dan stem alloy 45mm memberi kontrol optimal.
Posisi duduk cenderung tegak.
Nyaman untuk perjalanan jauh maupun komuter harian.
Lebih dari Sekadar Sepeda
Polygon tidak hanya menjual produk.
Mereka menjual pesan.
Bahwa karya lokal bisa bersaing.
Bahwa Indonesia bisa.
Dan lewat sepeda ini, pesan itu bergerak—secara nyata—di jalanan.
Editor : Ockta Prana Lagawira