Jawa Pos Radar Madiun - Kehadiran Xiaomi Mijia Pro Cross 600L membuat persaingan kulkas pintar premium semakin panas.
Produk terbaru dari Xiaomi ini mulai dibandingkan langsung dengan lini kulkas flagship milik Samsung dan LG yang lebih dulu mendominasi pasar smart appliance.
Di kelas kapasitas besar sekitar 600 liter, rival yang paling dekat dengan Xiaomi adalah Samsung Bespoke Refrigerator dan LG InstaView Door-in-Door.
Ketiganya sama-sama menyasar keluarga modern yang menginginkan desain premium, fitur pintar, dan efisiensi penyimpanan makanan.
Dari sisi desain, Xiaomi Mijia Pro Cross 600L tampil minimalis dengan konsep built-in yang bisa dipasang rata dengan kabinet dapur.
Samsung Bespoke justru lebih menonjolkan konsep personalisasi warna panel yang dapat diganti sesuai interior rumah.
Sementara LG InstaView memiliki ciri khas panel kaca transparan yang bisa diketuk untuk melihat isi kulkas tanpa membuka pintu.
Untuk kapasitas, ketiganya bermain di kelas yang hampir sama. Xiaomi menawarkan ruang penyimpanan hingga 600 liter dengan tata letak cross-door, Samsung Bespoke hadir dalam beberapa konfigurasi 4-door berkapasitas besar, sedangkan LG InstaView juga tersedia dalam varian jumbo untuk kebutuhan keluarga besar.
Masuk ke fitur pendinginan, Xiaomi mengandalkan teknologi air cooling 360 derajat dan sistem antibakteri ion perak untuk menjaga makanan tetap segar lebih lama.
Samsung memiliki teknologi Twin Cooling Plus yang memisahkan sirkulasi udara antara freezer dan pendingin agar aroma makanan tidak bercampur.
Sementara LG mengandalkan Door Cooling+ dan Hygiene Fresh+ untuk menjaga suhu tetap stabil sekaligus mengurangi bakteri dan bau tidak sedap.
Baca Juga: Kulkas Samsung 1 Pintu Harga Rp2–4 Jutaan, Pilihan Hemat dan Fungsional
Persaingan semakin menarik di sektor smart home. Xiaomi membawa integrasi penuh dengan Mi Home dan HyperOS Connect, sehingga kulkas bisa dikontrol langsung dari smartphone bersama perangkat Xiaomi lainnya.
Samsung mengandalkan ekosistem SmartThings yang lebih matang dan luas, sementara LG menggunakan aplikasi ThinQ untuk mengontrol perangkat rumah tangga secara terintegrasi.
Meski fitur Xiaomi terlihat agresif, Samsung dan LG masih unggul dalam pengalaman pasar dan layanan purna jual global.
Kedua merek asal Korea Selatan itu sudah lama bermain di kategori home appliance premium dan memiliki jaringan servis yang jauh lebih luas, termasuk di Indonesia.
Baca Juga: Rahasia Kulkas Awet dan Tidak Bau, Wajib Tahu Agar Tagihan Listrik Tidak Membengkak!
Namun Xiaomi punya satu senjata yang selama ini cukup efektif, yakni harga.
Jika strategi agresif Xiaomi kembali diterapkan pada Mijia Pro Cross 600L, bukan tidak mungkin kulkas ini akan menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang ingin fitur premium tanpa harus membayar semahal Samsung Bespoke atau LG InstaView.
Pada akhirnya, ketiga produk ini menawarkan pendekatan berbeda.
Samsung Bespoke unggul di personalisasi desain, LG InstaView fokus pada pengalaman premium dan praktis.
Sedangkan Xiaomi Mijia Pro Cross 600L mencoba menarik perhatian lewat kombinasi teknologi pintar, kapasitas besar, dan kemungkinan harga yang lebih kompetitif. (gar)
Editor : Andi Chorniawan