Jawa Pos Radar Madiun - Para pengguna platform Instagram, termasuk sejumlah influencer dunia dan artis papan atas Indonesia, dikejutkan dengan penurunan drastis jumlah pengikut (followers) mereka dalam beberapa hari terakhir.
Menanggapi hal tersebut, Meta selaku perusahaan induk Instagram akhirnya memberikan penjelasan resmi.
Juru bicara Meta menyatakan bahwa penurunan tersebut disebabkan oleh proses rutin penghapusan akun-akun yang sudah tidak aktif. Langkah ini diambil untuk memastikan ekosistem di platform tersebut tetap terjaga kualitasnya.
"Instagram baru saja melakukan proses rutin penghapusan akun-akun yang sudah tidak aktif. Proses ini bertujuan untuk menjaga komunitas Instagram tetap sehat dan autentik. Karena itu, pengguna mungkin melihat perubahan pada jumlah followers," ujar juru bicara Meta, Jumat (8/5).
Menjamin Pengikut Aktif Tetap Aman
Meta menegaskan bahwa proses "bersih-bersih" ini murni menyasar akun yang sudah tidak digunakan dalam waktu lama atau akun yang terdeteksi melanggar ketentuan.
Penurunan angka pengikut tidak akan memengaruhi jumlah pengikut aktif yang selama ini berinteraksi dengan pengguna.
"Mereka (pengikut aktif) tetap ada dan tetap menjadi bagian dari komunitas pengguna," lanjut pihak Meta.
Selain penghapusan akun, Meta juga mengklarifikasi terkait beberapa akun yang sempat ditangguhkan (suspend). Bagi pengguna yang akunnya telah melalui proses verifikasi dan dipulihkan, akun tersebut dipastikan telah kembali normal.
Dampak Nyata pada Akun Pesohor
Fenomena pembersihan akun ini memberikan dampak yang sangat terlihat pada akun-akun dengan jumlah pengikut jutaan. Di kancah internasional, nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo, Kylie Jenner, Ariana Grande, hingga Justin Bieber mengalami fluktuasi angka pengikut yang cukup signifikan.
Kondisi serupa terjadi di Indonesia. Akun bersama Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, @raffinagita1717, yang sebelumnya memiliki sekitar 77 juta pengikut, kini terpantau turun menjadi 75,2 juta pengikut.
Artis Luna Maya juga mengungkapkan keresahannya melalui platform Threads. Ia mengabarkan bahwa jumlah pengikutnya menyusut hingga ratusan ribu dalam waktu singkat.
"IG lagi bersih-bersih," tulis Luna Maya dalam unggahan di Threads pada Kamis (7/5), sembari menyebutkan bahwa pengikutnya berkurang hingga 800 ribu akun.
Langkah Instagram ini dipandang sebagai upaya platform untuk meningkatkan nilai kredibilitas data pengguna.
Dengan menghapus akun-akun zombie atau tidak aktif, interaksi (engagement rate) sebuah akun diharapkan menjadi lebih akurat karena hanya dihitung berdasarkan audiens yang benar-benar aktif.
Meski penurunan ini sempat memicu kekhawatiran terkait bug atau serangan siber, penjelasan resmi dari Meta memastikan bahwa perubahan angka tersebut adalah bagian dari pemeliharaan sistem demi menjaga keamanan dan keaslian komunitas digital. (naz)
Editor : Mizan Ahsani