Jawa Pos Radar Madiun - Gemuruh mesin skuter klasik memecah keheningan halaman Bakorwil Madiun pada Sabtu (9/5).
Gelaran Madiun Mods Mayday 2026 sukses menyedot perhatian publik dengan kehadiran sekitar 500 unit motor dari berbagai daerah, mulai dari dalam kota hingga wilayah di sekitar Madiun.
Acara ini menjadi momentum istimewa karena untuk pertama kalinya berbagai komunitas skuter di Madiun melebur menjadi satu panitia demi menyukseskan perayaan kultur Mods di Kota Pendekar.
Koordinator Madiun Mods Mayday 2026, Abadi Arius, menjelaskan bahwa pergerakan ini bukan sekadar pamer kendaraan.
Baca Juga: Nasib Alex Marquez di MotoGP Prancis: Terkendala Grip saat Suhu Panas, Bidik Podium di Balapan Utama
Mods merupakan subkultur yang lahir di Inggris pada era 1960-an, di mana gaya busana (fashion) dan musik berpadu dengan skuter.
"Mods Mayday sebenarnya sebuah pergerakan di Inggris tahun 1960-an. Saat itu musik dan kendaraan skuter berkolaborasi jadi satu," jelas Abadi di sela-sela acara.
"Kegiatan ini dinamakan Mods karena kental dengan fashion atau style. Digelar setiap bulan Mei karena dulu sering diperingati bertepatan dengan Hari Buruh," imbuhnya.
Abadi mengungkapkan bahwa kunci sukses acara ini adalah semangat kebersamaan antarperkumpulan pecinta Vespa dan skuter lainnya di Madiun.
"Ini pertama kali yang kita bikin dengan berkolaborasi bersama beberapa komunitas di Madiun, jadi satu panitia bikin kegiatan ini. Tujuannya sebagai ajang silaturahmi para penggemar skuter," tambahnya.
Antusiasme peserta terlihat dari keberagaman unit yang hadir. Tercatat sekitar 500 unit motor, mulai dari Vespa klasik tahun tua hingga skuter modern, memadati lokasi acara.
Baca Juga: Rayakan 60 Tahun Legenda, Toyota Corolla Edisi 60th Anniversary Resmi Meluncur
Tidak hanya dari Madiun, para peserta juga datang dari daerah tetangga seperti Magetan, Ponorogo, dan Ngawi.
"Pesertanya dari kalangan pehobi Vespa maupun skuter lainnya. Total ada sekitar 500 unit motor yang ikut bergabung hari ini," kata Abadi.
Selain konvoi bersama, acara diisi dengan diskusi santai mengenai perawatan skuter dan perkembangan kultur Mods di Indonesia.
Melalui keberhasilan acara perdana yang terorganisir secara kolektif ini, diharapkan Madiun dapat menjadi salah satu titik penting dalam peta pergerakan skuter di Jawa Timur. (naz)