Jawa Pos Radar Madiun - Pasar otomotif Indonesia mulai menunjukkan perubahan besar. Jika dulu banyak konsumen masih ragu memilih mobil China, kini SUV asal Negeri Tirai Bambu justru semakin diminati karena menawarkan desain modern, fitur melimpah, dan harga yang lebih kompetitif.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Jetour T2. SUV asal China tersebut sukses mencatat penjualan positif sepanjang awal 2026 dan mulai menjadi salah satu model favorit konsumen Indonesia.
Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia kini tidak hanya melihat merek, tetapi juga mempertimbangkan kenyamanan, teknologi, hingga value for money dalam memilih kendaraan.
Desain Gagah Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu alasan utama Jetour T2 cepat menarik perhatian adalah desainnya yang gagah dan modern.
Tampilan SUV bergaya adventure dengan bodi boxy membuat mobil ini terlihat premium dan cocok dengan tren kendaraan masa kini yang identik dengan aktivitas outdoor dan touring keluarga.
Karakter desain seperti ini memang sedang digemari konsumen Indonesia, terutama pengguna yang ingin kendaraan harian tetapi tetap nyaman dipakai perjalanan jauh.
Fitur Lengkap dan Kabin Nyaman
Selain desain, fitur juga menjadi faktor penting yang membuat SUV China mulai dilirik.
Jetour T2 hadir dengan berbagai teknologi modern serta kabin yang luas untuk menunjang kenyamanan berkendara.
Konsumen Indonesia saat ini semakin memperhatikan fitur keselamatan, kenyamanan interior, hingga pengalaman berkendara, bukan hanya sekadar merek kendaraan.
Baca Juga: Tak Lagi Dimonopoli Mobil Mewah, Ini 6 Keunggulan Toyota Safety Sense di Kelas Entry Level
Harga Lebih Kompetitif
Di tengah harga mobil yang terus naik, SUV China menawarkan alternatif menarik dengan fitur melimpah namun harga lebih kompetitif dibanding rival sekelasnya.
Jetour T2 sendiri dipasarkan dengan harga sekitar Rp588 juta OTR Jakarta.
Selain T2, Jetour Dashing dijual Rp381 juta OTR Jakarta, sedangkan Jetour X70 Plus dipasarkan sekitar Rp391,8 juta OTR Jakarta.
Garansi Panjang Jadi Nilai Tambah
Alasan lain yang membuat konsumen mulai percaya terhadap mobil China adalah layanan purna jual yang semakin agresif.
Jetour menawarkan garansi mesin hingga 10 tahun atau 1.000.000 kilometer untuk beberapa model, gratis servis berkala, hingga layanan roadside assistance.
Strategi tersebut membuat konsumen merasa lebih aman saat membeli kendaraan baru.
Penjualan Jetour Terus Naik
Sepanjang Januari hingga April 2026, Jetour mencatat distribusi wholesale sebanyak 947 unit di Indonesia.
Kontributor terbesar datang dari Jetour T2 yang menjadi model terlaris sekaligus salah satu SUV bensin China paling diminati saat ini.
Pencapaian tersebut memperlihatkan bahwa pasar SUV China di Indonesia semakin berkembang dan mulai diterima lebih luas oleh masyarakat.
Popularitas Jetour di Indonesia menunjukkan bahwa konsumen kini semakin terbuka terhadap SUV China dengan desain modern, fitur lengkap, dan harga kompetitif.
Jetour T2 menjadi contoh bagaimana perpaduan tampilan gagah, teknologi modern, serta layanan purna jual mampu menarik perhatian pasar otomotif Indonesia yang terus berubah. (dce)
Editor : Dony Christiandi