Jawa Pos Radar Madiun - Latihan plank kerap menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin mengecilkan perut buncit.
Gerakannya yang sederhana, praktis, dan tanpa memerlukan alat bantu membuat olahraga ini sangat digemari.
Namun, anggapan bahwa plank dapat secara instan membakar lemak spesifik di area perut ternyata adalah sebuah miskonsepsi.
Secara ilmu kebugaran jasmani, plank memang terbukti sangat efektif untuk melatih kekuatan otot inti tubuh (core muscles).
Saat menahan postur plank, otot perut, punggung, bahu, hingga pinggul bekerja keras secara simultan untuk menjaga stabilitas. Hasilnya, otot di area tersebut akan menjadi lebih kencang dan padat.
Mitos Pembakaran Lemak Lokal
Banyak pemula yang terjebak pada mitos bahwa menahan posisi plank selama beberapa menit setiap hari akan otomatis melunturkan lemak perut.
Faktanya, secara fisiologis, manusia tidak bisa membakar lemak hanya pada satu area tubuh tertentu saja (spot reduction).
Plank murni berfungsi sebagai latihan pembentuk dan penguat otot.
Agar lapisan lemak yang menutupi otot perut tersebut menghilang, plank wajib diintegrasikan dengan dua langkah fundamental berikut:
1. Olahraga Kardiovaskular (Kardio)
Aktivitas fisik yang memacu detak jantung seperti joging, jalan cepat, lompat tali (skipping), atau bersepeda mutlak diperlukan untuk membakar kalori dan lemak tubuh secara masif.
2. Manajemen Pola Makan
Otot perut yang sudah dilatih dengan plank tidak akan terlihat jika perut masih tertutup lemak akibat surplus kalori.
Menekan konsumsi gula berlebih, minuman manis, dan gorengan adalah syarat mutlak untuk mencegah penumpukan lemak.
Durasi Ideal dan Minim Cedera
Meskipun bukan pembakar lemak utama, plank tetap sangat direkomendasikan masuk dalam rutinitas harian.
Keunggulan utama gerakan ini adalah minimnya risiko cedera dan fleksibilitasnya untuk dilakukan oleh segala usia.
Bagi pemula, durasi latihan tidak perlu dipaksakan.
Cukup mulai dengan durasi 20 hingga 30 detik untuk memastikan postur tubuh benar (punggung lurus dan tidak melengkung), lalu tingkatkan durasi bertahap seiring bertambahnya kekuatan daya tahan otot.
Kesimpulannya, plank bukanlah solusi instan peluntur lemak perut.
Namun, jika dipadukan dengan gaya hidup aktif dan defisit kalori, plank akan menyempurnakan bentuk perut menjadi lebih rata, kencang, sekaligus memperbaiki postur tubuh secara keseluruhan. (afi)
Editor : Mizan Ahsani