Jawa Pos Radar Madiun - Aktivitas mandi uap atau sauna kini tidak sekadar menjadi fasilitas pelengkap di pusat kebugaran dan spa.
Tren berdiam diri di ruangan bersuhu panas ini kian diminati oleh masyarakat urban karena terbukti efektif memberikan relaksasi mendalam sekaligus menjaga kebugaran tubuh secara keseluruhan.
Mekanisme utama terapi sauna adalah memaparkan tubuh pada suhu panas yang memicu pengeluaran keringat dalam jumlah masif.
Respons fisiologis ini ternyata membawa berbagai dampak positif bagi kesehatan fisik maupun mental.
Baca Juga: Hasil Lengkap Final Thailand Open 2026: Indonesia Raih Satu Gelar, Tuan Rumah Gigit Jari
Ragam Manfaat Sauna bagi Tubuh
Jika dilakukan dengan porsi yang tepat, paparan hawa panas di dalam ruang sauna memberikan sejumlah keuntungan medis berikut:
1. Melancarkan Sirkulasi Darah
Suhu lingkungan yang tinggi memicu pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi). Proses ini membuat aliran darah pembawa oksigen dan nutrisi menyebar lebih lancar ke seluruh jaringan tubuh.
2. Pemulihan dan Relaksasi Otot
Sauna sangat direkomendasikan untuk proses pemulihan (recovery) pasca-olahraga atau setelah menjalani aktivitas fisik yang padat.
Panas yang menembus kulit secara efektif mengurangi ketegangan, rasa pegal, dan penumpukan asam laktat pada otot.
3. Meredakan Stres
Sensasi hangat di ruang sauna menciptakan efek menenangkan pada sistem saraf, yang secara langsung membantu menurunkan tingkat stres.
Tubuh yang rileks pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan kualitas tidur.
Baca Juga: Olahraga Pagi vs Malam: Mana yang Lebih Efektif? Simak Penjelasan Medisnya
Batasan Medis dan Pencegahan Dehidrasi
Kendati menawarkan segudang manfaat, terapi sauna tetap harus dilakukan dengan bijak dan terukur. Risiko paling nyata dari berada di ruangan bersuhu tinggi adalah tubuh kehilangan banyak cairan tubuh.
Untuk menghindari risiko kesehatan, terapkan aturan keselamatan berikut:
1. Batasi Durasi
Hindari berdiam diri terlalu lama di dalam ruang sauna. Durasi ideal berkisar antara 10 hingga 15 menit per sesi untuk mencegah dehidrasi berat dan pusing.
2. Disiplin Hidrasi
Wajib memenuhi kebutuhan cairan dengan minum air putih yang cukup, baik sebelum masuk maupun setelah keluar dari ruangan sauna.
3. Waspada Kondisi Khusus
Bagi individu yang memiliki riwayat penyakit bawaan, khususnya gangguan fungsi jantung atau tekanan darah tidak stabil, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis sebelum mencoba fasilitas ini. (afi)
Editor : Mizan Ahsani