Jawa Pos Radar Madiun - Di segmen sepeda gravel elektrik (e-bike), Polygon Tambora AE hadir sebagai salah satu opsi premium bagi pesepeda yang menuntut efisiensi tenaga di rute jarak jauh.
Dibangun dari basis seri gravel to all-road, sepeda ini difokuskan untuk mengakomodasi kebutuhan balap kompetitif, touring, hingga penjelajahan medan off-road ringan berpasir secara optimal.
Kemampuan Tambora AE dalam melibas berbagai kontur jalan bertumpu pada perpaduan material rangka karbon, kelengkapan komponen berkonsep mullet, dan sistem penggerak daya pabrikan Jerman.
Dapur Pacu Elektrik BOSCH Performance Line
Sektor paling krusial pada Tambora AE adalah penggunaan motor BOSCH Performance Line Sprint.
Sistem ini mampu menghasilkan torsi sebesar 55 Nm dan memberikan bantuan dorongan kayuhan (pedal assist) secara halus hingga kecepatan 45 km/jam.
Kendali motor dioperasikan melalui tuas nirkabel (wireless switch) yang membuat estetika kokpit tetap rapi dan mudah dirawat.
Pengendara dapat mengatur keluaran tenaga motor melalui empat mode berkendara yang disesuaikan dengan kontur rute:
-
Eco: Bantuan daya efisien untuk menjaga momentum di jalan datar.
-
Tour+ & Sprint: Bantuan tenaga menengah untuk memacu kecepatan secara konstan.
-
Turbo: Bantuan daya maksimal untuk melibas tanjakan curam.
Meski batas intervensi motor dibatasi pada angka 45 km/jam, pesepeda tetap dapat mengayuh Tambora AE melampaui kecepatan tersebut secara manual tanpa ada hambatan mekanis dari mesin.
Manajemen Baterai dan Daya Tempuh
Sebagai sepeda penjelajah, Tambora AE didukung teknologi pengisian daya cepat (fast charging).
Baterai dapat terisi penuh dari kapasitas 0 hingga 100 persen dalam waktu 3-4 jam.
Dalam kondisi baterai terisi penuh, sepeda ini mencatatkan jarak tempuh operasional (assist range) hingga 78 kilometer.
Jarak tersebut dapat diekspansi mencapai 119 kilometer melalui penambahan modul baterai eksternal Powermore.
Sebagai catatan, jarak tempuh aktual dipengaruhi oleh bobot pengendara, elevasi medan, dan mode assist yang paling dominan digunakan).
Rangka Karbon, Geometri, dan Kaki-Kaki
Guna mengompensasi bobot ekstra dari perangkat motor dan baterai, Polygon menggunakan material ACX Carbon pada bagian rangka utama (frame) maupun garpu depan (rigid fork).
Secara geometri, struktur chainstay dirancang sangat kaku (stiff) untuk memastikan transfer daya kayuhan tersalurkan maksimal ke roda belakang.
Hal ini dipadukan dengan desain dropped seatstays guna meredam getaran jalan agar area sadel tetap nyaman selama perjalanan panjang.
Sektor transmisi mengadopsi sistem mullet groupset (kombinasi komponen road bike dan sepeda MTB) untuk mendapatkan rentang rasio gigi yang lebar.
Sementara di sektor kaki-kaki, Tambora AE memiliki ruang bebas ban (tire clearance) yang sanggup menampung ban hingga ukuran 45c, menjamin traksi maksimal di atas permukaan tanah maupun kerikil.
Harga dan Varian
Di pasar domestik, Polygon Tambora AE dipasarkan dalam dua varian yang dibedakan berdasarkan tingkatan spesifikasi groupset. Berikut adalah daftar harganya:
-
Polygon Tambora AE GRX: Rp 68.000.000
-
Polygon Tambora AE GX: Rp 80.000.000
Kombinasi material karbon, sistem BOSCH, dan komponen premium menjadikan Tambora AE sebagai investasi serius bagi pesepeda jarak jauh yang menuntut performa tanpa kompromi di segala medan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani