Jawa Pos Radar Madiun - Bagi pegiat sepeda gunung (mountain bike/MTB) yang mencari tunggangan suspensi ganda (full suspension) di kelas Cross Country (XC) Trail, seri Polygon Siskiu T kerap menjadi patokan utama.
Namun, dengan banderol yang dimulai dari angka Rp 20 juta, seri T belum tentu masuk dalam anggaran semua kalangan.
Sebagai alternatif teknis yang lebih ekonomis namun tetap mumpuni, jajaran Polygon Siskiu D patut menjadi pertimbangan.
Sepeda ini dirancang khusus untuk mengakomodasi lintasan menanjak di medan pegunungan hingga manuver di bike park lokal dengan harga jual yang berada di bawah Rp 20 juta.
Baca Juga: Polygon Gravel Bike Makin Populer, Ternyata Ini Bedanya dengan Road Bike dan MTB
Rangka ALX dan Karakteristik Suspensi
Fondasi utama dari seluruh lini Siskiu D terletak pada penggunaan material ALX Alloy.
Rangka ini dibangun dari paduan aluminium 6061 dengan konstruksi tiga pipa (triple butted tubing) yang telah melewati proses perlakuan panas (heat treatment).
Kombinasi tersebut menghasilkan sasis yang sangat kuat namun tetap mempertahankan bobot proporsional untuk efisiensi kayuhan.
Dari segi geometri, Siskiu D dirancang dengan sistem suspensi berjarak main (travel) 120 mm. Pabrikan menegaskan bahwa angka 120 mm merupakan spesifikasi paling optimal untuk rancang bangun sasis ini.
Pengguna sangat tidak disarankan untuk memodifikasi atau memperpanjang travel garpu depan, karena modifikasi tersebut berisiko memberikan tekanan mekanis (stress) yang dapat merusak struktur rangka.
Baca Juga: Turun di 9 Nomor Pertandingan, Ini Daftar Pemain Timnas Esports Indonesia di Asian Games 2026
Variasi Komponen Penggerak dan Pengereman
Untuk mengakomodasi berbagai level kebutuhan, Polygon menawarkan lima varian Siskiu D dengan komposisi komponen yang berjenjang.
Varian menengah ke atas seperti D7 dan DSE dibekali kombinasi garpu udara RockShox Recon (RL/Silver RL) dan shock belakang RockShox Deluxe Select Plus.
Sementara varian D5 dan D6 memercayakan peredaman pada produk SR Suntour (Raidon dan XCM).
Varian tertinggi menggunakan transmisi single chainring Shimano Deore 1x11 speed yang andal untuk jalur teknikal.
Untuk varian dasar seperti D5, digunakan konfigurasi Shimano 2x9 speed, dan Microshift 8 speed khusus untuk varian junior (D24).
Seluruh varian standar telah dilengkapi dengan rem cakram hidrolis Shimano (seri MT200 atau MT201) dengan rotor 180mm di depan dan 160mm di belakang, guna menjamin daya henti maksimal di jalanan menurun.
Baca Juga: Sepeda tapi SUV? Polygon Siskiu HE Kawinkan MTB dan Komuter, Segini Harganya
Daftar Harga Resmi Siskiu D Series, Mei 2026
Perbedaan spesifikasi komponen di atas secara langsung memengaruhi struktur harga. Berikut adalah rincian harga untuk kelima varian Polygon Siskiu D:
| Model Sepeda | Spesifikasi Utama | Harga Resmi |
| Siskiu D5 | Suntour XCM 120mm, Shimano 2x9 Speed | Rp 9.950.000 |
| Siskiu D24 | ALX Junior Frame, Suntour Raidon 32, Microshift 8 Speed | Rp 12.800.000 |
| Siskiu D6 | Suntour XCM Boost, Shimano Deore 10 Speed | Rp 14.500.000 |
| Siskiu DSE | RockShox Recon Silver RL, Shimano Deore 11 Speed | Rp 16.500.000 |
| Siskiu D7 | RockShox Recon RL, Shimano Deore 11 Speed | Rp 17.900.000 |
Dengan rentang harga yang komprehensif, Siskiu D menawarkan fleksibilitas bagi calon pembeli untuk memilih spesifikasi yang paling sesuai dengan gaya berkendara dan kapasitas finansial mereka. (naz)
Editor : Mizan Ahsani