Jawa Pos Radar Madiun - Lini Polygon Bend Series tetap menjadi andalan pabrikan untuk mengakomodasi kebutuhan pesepeda di segmen gravel dan penjelajahan jarak jauh (bikepacking).
Secara rancang bangun, seri ini memiliki cetak biru yang berbeda dari road bike standar.
Polygon Bend dirancang dengan stack yang lebih tinggi, sudut komstir (head angle) yang lebih landai, serta jarak sumbu roda (wheelbase) yang lebih panjang guna menjaga stabilitas di medan off-road yang kasar.
Untuk menunjang efisiensi di jalur menanjak, sepeda ini dibekali rasio sprocket belakang yang lebih besar, dipadukan dengan batas maksimum ukuran chainring depan sebesar 42T.
Sementara di sektor pengereman, batas aman ukuran cakram (rotor) yang dianjurkan adalah 160 mm.
Utilitas Bikepacking dan Kaki-Kaki
Daya tarik utama seri Bend terletak pada kapasitas daya angkut logistiknya. Sepeda ini memiliki ruang bebas ban (tire clearance) yang sangat luas, mampu mengakomodasi ban hingga ukuran 50c.
Pengendalian kemudi dipercayakan pada stang flared drop bar yang melebar di bagian bawah untuk keseimbangan optimal di jalur teknikal.
Terkait utilitas muatan, Polygon membaginya ke dalam dua kategori kerangka.
Bend R Series memiliki 16 titik dudukan baut (mounting) universal yang tersebar di top tube, down tube, dan rigid fork karbon.
Seri ini mendukung pemasangan sepatbor (mudguard) serta rak pannier di bagian depan dan belakang.
Sementara itu, Bend V Series memiliki 10 titik dudukan baut. Untuk seri ini, kerangka hanya mendukung pemasangan rak pannier di bagian belakang.
Integrasi Dropper Post dan Sistem Nirkabel
Fitur unggulan lain yang disematkan pada seri menengah ke atas adalah dropper seatpost yang memungkinkan pengendara menurunkan tinggi sadel secara instan saat melibas turunan curam.
Mekanisme pengaktifan dropper post ini berbeda di setiap varian. Pengaturan dropper post Bend R7 diaktifkan dengan menekan tuas (lever) sebelah kiri.
Bend R9X dan V9X berbeda. Karena menggunakan sistem pemindah gigi nirkabel elektronik, pengaktifan dropper post dilakukan dengan menekan kedua tuas (kiri dan kanan) secara bersamaan.
Untuk daya tahan baterai pada komponen nirkabel elektronik (khusus seri R9X dan V9X), baterai sistem shifting mampu bertahan hingga 60 jam berkendara.
Sedangkan baterai dropper post nirkabel bertahan sekitar 40 jam, bergantung pada intensitas penggunaan dan kontur rute.
Daftar Harga Varian Polygon Bend
Berikut adalah daftar harga rilis untuk lini Polygon Bend Series (harga dapat berubah sesuai kebijakan diler di masing-masing wilayah):
| Varian | Keterangan | Harga Resmi |
| Polygon Bend R2 (2019) | Entry level gravel | Rp 11.000.000 |
| Polygon Bend R5 (2019) | Mid-range gravel | Rp 19.200.000 |
| Polygon Bend R7 | Dropper post mekanik | Rp 19.200.000 |
| Polygon Bend R9X | Komponen nirkabel (wireless) | Rp 38.000.000 |
| Polygon Bend V9X | Varian flagship dengan suspensi | Rp 52.000.000 |
Untuk penyusunan barang saat bikepacking, direkomendasikan menggunakan perlengkapan yang ringan dan ringkas guna menjaga kelincahan sepeda. (naz)
Editor : Mizan Ahsani