Jawa Pos Radar Madiun - Anggapan bahwa mengonsumsi air es atau minuman dingin dapat menyebabkan perut menjadi buncit telah lama beredar luas di masyarakat.
Banyak individu yang tengah menjalani program diet bahkan secara ketat menghindari air es demi mencegah penumpukan lemak.
Namun, secara sains dan medis, anggapan tersebut terbukti keliru dan hanya sebatas mitos.
Faktanya, suhu dingin pada air putih tidak memiliki korelasi langsung dengan penumpukan lemak di area perut.
Faktor utama yang memicu perut buncit adalah surplus kalori harian, yakni kondisi di mana jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh jauh lebih besar dibandingkan kalori yang dibakar melalui aktivitas fisik.
Baca Juga: Mobil Listrik Murah BYD Bikin Heboh, Harga Setara Motor tapi Punya Jarak Tempuh 180 Km
Gula dan Gaya Hidup Sebagai Pemicu Utama
Air mineral bersuhu dingin sejatinya memiliki nol kalori, sehingga tidak akan memicu kenaikan berat badan.
Kasus perut buncit yang kerap dikaitkan dengan kebiasaan "minum es" umumnya disebabkan oleh bahan tambahan berkalori tinggi pada minuman tersebut, bukan karena suhu airnya.
Berikut adalah faktor-faktor nyata yang memicu pembesaran dan penumpukan lemak di area perut:
-
Asupan Gula Cair Tinggi: Konsumsi minuman dingin yang dicampur pemanis berlebih, sirup, atau krimer (seperti es kopi susu kekinian, boba, teh manis, dan soda).
-
Gaya Hidup Sedentari: Kurangnya aktivitas fisik harian dan sangat jarang berolahraga.
-
Pola Makan Konsumtif: Terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak, serta kebiasaan makan terlalu cepat yang memicu penumpukan gas dan gangguan pencernaan.
-
Kualitas Tidur Buruk: Kebiasaan begadang yang merusak laju metabolisme tubuh.
Fakta Medis Pembakaran Kalori
Alih-alih menumpuk lemak, mengonsumsi air putih dingin justru membuat tubuh melakukan sedikit pembakaran kalori ekstra.
Secara fisiologis, tubuh harus mengeluarkan energi tambahan untuk memanaskan air es yang masuk agar suhunya seimbang dengan suhu inti tubuh (termogenesis).
Walaupun efek pembakaran kalorinya relatif kecil, hal ini membantah klaim bahwa air es menyebabkan penumpukan lemak.
Kesimpulannya, masyarakat tidak perlu takut mengonsumsi air putih dingin.
Selama yang diminum adalah air es murni tanpa tambahan gula dan diimbangi dengan gaya hidup aktif secara fisik, berat badan akan tetap terjaga ideal. (afi)
Editor : Mizan Ahsani