Jawa Pos Radar Madiun - New Polygon Siskiu TE meramaikan kompetisi di segmen sepeda gunung listrik (e-MTB).
Dirancang untuk melibas medan single-track, tanjakan teknikal, hingga turunan cepat (flowy descents), e-MTB bersuspensi ganda (full-sus) ini mengombinasikan ketangguhan sistem suspensi faux bar dengan motor listrik berperforma tinggi.
Salah satu fitur mekanis unggulan pada seri ini adalah kehadiran teknologi Flip Chip. Fitur ini memungkinkan pengendara mengubah geometri posisi Bottom Bracket (BB).
Saat posisi Flip Chip disetel tinggi (High), jarak BB ke tanah akan meningkat untuk memberikan ruang kayuhan yang aman dari benturan batu atau akar pohon.
Fitur ini juga berfungsi untuk mengubah konfigurasi roda, baik menggunakan setup penuh 29 inci (29er) maupun kombinasi roda campuran (Mullet 27.5 inci di belakang dan 29 inci di depan).
Sistem Kelistrikan dan Batas Kecepatan Motor
Sistem penggerak elektronik pada Polygon Siskiu TE diklaim mampu memberikan bantuan daya (power support) hingga 400 persen dengan jarak tempuh maksimal mencapai 70 mil (sekitar 112 kilometer) dalam sekali pengisian daya penuh.
Untuk varian yang menggunakan sistem motor Shimano STEPS, tersedia empat mode berkendara yang dapat disesuaikan, yaitu Eco, Trail, Boost, dan Walk-Assist.
Seluruh karakteristik semburan tenaga motor ini dapat dipersonalisasi secara digital melalui aplikasi E-TUBE PROJECT.
Sesuai dengan regulasi keselamatan kendaraan elektrik yang berlaku di wilayah Indonesia dan Amerika Serikat, bantuan dorongan motor listrik (motor assistance) pada Polygon Siskiu TE secara otomatis dibatasi hingga kecepatan maksimal 32 km/jam (20 mph).
Ketika sepeda melaju melebihi batas kecepatan tersebut, motor akan berhenti menyuplai daya dan sepenuhnya mengandalkan kayuhan manual.
Baca Juga: Daftar Juara Liga Inggris dari Masa ke Masa: Terbaru Arsenal setelah 22 Tahun Puasa Gelar
Spesifikasi Kaki-Kaki dan Komponen Mekanis
Sektor peredaman dan pengereman sepeda ini dirancang khusus untuk menahan beban torsi dari motor listrik:
Sistem Suspensi:
Garpu depan standar mengusung jarak main (travel) 150mm dan dapat ditingkatkan hingga maksimal 160mm menggunakan tipe single-crown fork.
Sektor belakang menggunakan rear shock berukuran mata kembar (twin eyelet) 210mm x 55mm yang telah diberi penyetelan kompresi khusus (custom tune) oleh pabrikan.
Sistem Rem:
Menggunakan piringan cakram (rotor) standar berukuran 203mm di depan dan belakang.
Untuk modifikasi ekstrem, bagian depan mendukung ukuran rotor hingga 220mm, sedangkan ukuran minimum yang diizinkan adalah 180mm.
Fitur Tambahan:
Rangka sudah terintegrasi dengan dudukan penahan rantai (chain guide) Shimano langsung ke unit motor.
Daftar Varian dan Harga Resmi Polygon Siskiu TE 2026
Berikut adalah rincian varian beserta harga rilis resmi untuk lini Polygon Siskiu TE Series:
1. Polygon Siskiu T6e
-
Harga Resmi: Rp 46.000.000
-
Sistem Penggerak: Shimano STEPS e-MTB Drive System
-
Konfigurasi Suspensi: Depan 150mm / Belakang 140mm (Faux Bar System)
-
Ukuran Rotor Rem: Standar 203mm Depan & Belakang
2. Polygon Siskiu T7e
-
Harga Resmi: Rp 55.000.000
-
Sistem Penggerak: Shimano STEPS e-MTB Drive System (Fitur E-TUBE App)
-
Kelebihan: Komponen transmisi dan suspensi kelas menengah (mid-tier upgrade)
-
Geometri: Dukungan Flip Chip (Mullet / Full 29er)
3. Polygon Siskiu TE dengan Bosch
-
Harga Resmi: Rp 67.500.000
-
Sistem Penggerak: Bosch e-MTB Drive System (Varian Tertinggi)
-
Konfigurasi Suspensi: Depan 150mm / Belakang 140mm (Custom Tune Shock)
-
Geometri: Dukungan Flip Chip (Mullet / Full 29er)
Mengingat besarnya torsi yang dihasilkan motor listrik, pengendara disarankan untuk memindahkan tuas gigi satu per satu secara bertahap serta sedikit mengurangi tekanan kayuhan saat perpindahan gigi berlangsung untuk menjaga keawetan komponen penggerak. (naz)
Editor : Mizan Ahsani