Jawa Pos Radar Madiun - Sepatu kulit asli selalu memiliki tempat istimewa di rak sepatu para pencinta fashion.
Selain memberikan kesan elegan dan profesional, sepatu jenis ini dikenal memiliki daya tahan yang jauh lebih lama dibandingkan material sintetis.
Namun, ada satu hukum mutlak yang sering dilupakan, sepatu kulit asli adalah material alami yang "bernapas".
Ia membutuhkan perawatan ekstra yang jauh berbeda dari kulit sintetis.
Tanpa perawatan yang tepat, sepatu mahal sekalipun akan mudah kehilangan kilau, kaku, berjamur, hingga permukaannya retak dan pecah.
Agar sepatu kulit kesayangan Anda tetap awet dan nyaman dipakai selama bertahun-tahun, terapkan lima rahasia perawatan berikut ini.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Sepatu Kerja Wanita Nyaman dan Elegan, Cocok untuk Suasana Formal atau Smart Casual
1. Bersihkan Rutin, Pantang Terendam Air
Musuh utama sepatu kulit asli adalah debu yang menumpuk dan air berlebih.
Kotoran yang menyumbat pori-pori kulit akan membuatnya kusam permanen.
Gunakan lap mikrofiber kering atau sikat berbulu sangat halus (sikat bulu kuda) untuk mengangkat debu.
Jika ada noda membandel, cukup gunakan kain lembap atau cairan pembersih khusus kulit (leather cleaner).
Peringatan: Jangan pernah merendam sepatu kulit di dalam air!
Jika tak sengaja basah terguyur hujan, segera lap dengan kain kering, masukkan gumpalan kertas koran ke dalamnya untuk menyerap kelembapan, dan angin-anginkan di suhu ruangan.
Jauhkan dari paparan sinar matahari langsung atau hair dryer.
Baca Juga: 5 Sepatu Kulit Lokal Ini Wajib Kamu Lirik, Tak Kalah dari Brand Luar
2. Wajib Gunakan Pelembap (Leather Conditioner)
Layaknya kulit manusia, material sepatu kulit asli juga bisa mengalami dehidrasi.
Jika dibiarkan kering, permukaannya akan kaku dan berujung pada retakan atau pecah.
Untuk mencegahnya, aplikasikan leather conditioner secara merata menggunakan kain halus setiap dua atau tiga minggu sekali.
Pelembap ini berfungsi mengembalikan elastisitas alami serat kulit.
Baca Juga: Investasi Fashion Pria: Panduan Lengkap Memilih Sepatu Kulit Asli yang Tahan Lama dan Stylish
3. Rahasia Penyimpanan: Gunakan Shoe Tree
Menumpuk sepatu kulit di rak yang sempit adalah sebuah kesalahan fatal. Simpanlah sepatu di tempat yang kering dengan sirkulasi udara yang baik.
Guna mempertahankan bentuk asli sepatu agar tidak mengerut atau tertekuk, selalu pasang shoe tree (penyangga sepatu berbahan kayu).
Kayu pada shoe tree juga berfungsi sangat baik untuk menyerap sisa kelembapan keringat dari dalam sepatu. Jika tidak ada, gunakan gumpalan kertas bersih sebagai alternatif.
Baca Juga: Beli Sepatu Kulit saat Kunker di Magetan, Khofifah: Local Pride!
4. Terapkan Sistem Rotasi Pemakaian
Memakai sepasang sepatu kulit asli yang sama setiap hari akan memperpendek umur pakainya.
Sepatu kulit membutuhkan waktu untuk "bernapas" dan menguapkan kelembapan dari keringat kaki Anda.
Lakukan rotasi pemakaian dengan sepatu lain (beri jeda 1-2 hari).
Hal ini tak hanya mencegah sepatu cepat rusak, tetapi juga ampuh menghindari bau tidak sedap akibat bakteri.
Baca Juga: Jangan Sering Dicuci! Ini Rahasia Merawat Celana Jeans Denim agar Awet dan Warnanya Tidak Pudar
5. Poles (Polishing) dan Periksa Sol Berkala
Agar sepatu selalu terlihat segar bak baru keluar dari toko, poles permukaannya secara rutin.
Gunakan semir berbahan dasar krim (shoe cream) atau lilin (wax) yang warnanya senada.
Oleskan tipis-tipis, diamkan sejenak agar meresap, lalu gosok dengan gerakan melingkar menggunakan sikat sepatu atau kain bersih hingga mengilap maksimal.
Sembari memoles, jangan lupa periksa kondisi sol dan jahitan. Jika mulai aus atau lepas, segera bawa ke jasa reparasi profesional sebelum kerusakannya menjalar.
Dengan rutinitas perawatan di atas, sepatu kulit tak lagi sekadar alas kaki, melainkan sebuah investasi gaya yang akan menemani langkah Anda hingga bertahun-tahun ke depan. (*)
*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura