Jawa Pos Radar Madiun - Bagi para pencinta sepeda gunung (MTB), mencari tunggangan yang pas untuk jalur trail modern sering kali membingungkan.
Apalagi ketika medan yang dihadapi semakin terjal dan kasar. Untuk menjembatani kebutuhan tersebut, Polygon Bikes menghadirkan seri Collosus T.
Secara performa, sepeda ini dirancang sebagai penengah yang sempurna.
Collosus T terasa lebih ringan dan gesit dibandingkan seri enduro murni Collosus N, namun menawarkan kontrol dan ketangguhan turunan (descent) yang jauh lebih mumpuni jika disandingkan dengan Siskiu T.
Collosus T vs Siskiu T: Apa Bedanya?
Banyak rider yang bimbang memilih antara Siskiu T dan Collosus T. Perbedaan mendasar dari kedua sepeda ini terletak pada sistem suspensi dan tingkat agresivitas geometrinya:
1. Sistem Suspensi
Siskiu T mengandalkan sistem Faux Bar yang sederhana, efisien, dan andal untuk mengejar kecepatan.
Sementara itu, Collosus T menggunakan inovasi Compact IFS (Independent Floating Suspension) dengan penempatan twin link di dasar seat tube.
Sistem IFS ini memberikan traksi yang lebih "menggigit" dan pengendalian yang jauh lebih halus di medan berbatu.
2. Performa Turunan
Siskiu T sangat serbaguna untuk jalur trail standar. Namun, ketika berhadapan dengan turunan curam yang ekstrem (aggressive trail), desain Compact IFS pada Collosus T membuat segitiga rangka belakang lebih kaku (stiff).
Hasilnya, Collosus T jauh lebih stabil, percaya diri, dan responsif dibanding Siskiu T.
Spesifikasi dan Fitur Unggulan Collosus T
Sebagai sepeda aggressive trail modern, Collosus T dibekali deretan fitur penyesuaian yang sangat adaptif.
Pengendara bisa mengatur geometri sepeda agar pas dengan gaya berkendara masing-masing melalui teknologi berikut:
1. Dual Flip Chips
Fitur ini memungkinkan Anda mengubah tinggi bottom bracket (BB) sekaligus mengubah konfigurasi roda belakang.
Anda bisa memakai pengaturan standar 29 inci untuk stabilitas, atau mengubahnya ke mullet setup (kombinasi roda belang) untuk gaya gowes yang lebih lincah.
2. Tuning Head Angle
Sepeda ini menggunakan headset berbantalan bulat (half-spherical) yang memungkinkan penyetelan sudut kepala secara presisi hingga kemiringan kurang lebih 0,75 derajat.
3. Ekstra Travel Fork
Jika Anda ingin geometri yang lebih slacker layaknya sepeda enduro, garpu depan (fork) bisa ditambah jarak travel-nya hingga 10mm dari ukuran bawaan.
4. PolyPocket
Rangka Collosus T memiliki kompartemen penyimpanan internal (in-frame storage).
Kantong sisipannya menggunakan perekat Velcro anti-bising, stopper pelindung, dan terintegrasi dengan jalur kabel (cable guides) agar terlihat rapi.
5. UDH Dropouts
Mendukung penuh pemasangan Universal Derailleur Hanger (UDH), sehingga kompatibel dengan ekosistem drivetrain T-Type modern.
Daftar Harga Polygon Collosus T Series
Polygon menghadirkan Collosus T dalam tiga tingkatan spesifikasi komponen untuk menyesuaikan dengan anggaran para pesepeda. Berikut adalah rincian harganya di pasar Indonesia:
| Polygon Collosus T5 | Rp 27.000.000 |
| Polygon Collosus T6 | Rp 33.000.000 |
| Polygon Collosus T8 | Rp 41.000.000 |
Kesimpulannya, jika Anda adalah tipe rider yang gemar melibas turunan liar dan butuh traksi maksimal tanpa ingin menggunakan sepeda enduro berat, Collosus T adalah upgrade yang jauh lebih bertenaga dari Siskiu T. (naz)
Editor : Mizan Ahsani