Jawa Pos Radar Madiun - Permintaan MacBook bekas 2026 masih cukup tinggi, terutama di kalangan mahasiswa, pekerja kantoran, hingga content creator yang ingin menggunakan laptop premium dengan harga lebih terjangkau.
Namun, tidak semua seri MacBook second masih layak digunakan di tahun ini. Perkembangan sistem operasi dan hadirnya chip Apple Silicon membuat beberapa model lama mulai terasa tertinggal.
Karena itu, calon pembeli perlu lebih teliti sebelum memutuskan membeli laptop Apple bekas agar tidak salah pilih.
Baca Juga: Laptop Tipis Sekarang Bisa Main Game AAA, Teknologinya Makin Gila
MacBook Apple Silicon Masih Sangat Direkomendasikan
Saat ini, seri yang paling banyak direkomendasikan adalah MacBook dengan chip Apple Silicon seperti:
MacBook Air M1
MacBook Air M2
MacBook Pro M1
Perangkat berbasis chip M-series dikenal memiliki:
Performa kencang
Baterai irit
Suhu lebih dingin
Multitasking lancar
Baca Juga: iPhone atau Samsung? Ini HP Favorit Content Creator di 2026
Bahkan MacBook Air M1 rilisan 2020 masih dianggap sangat nyaman untuk:
Kuliah
Kerja kantoran
Editing ringan
Browsing banyak tab
Meeting online
Karena itu, MacBook M1 second masih menjadi incaran utama di pasar laptop bekas.
MacBook Intel Mulai Kurang Direkomendasikan
Sebaliknya, MacBook Intel generasi lama mulai banyak ditinggalkan.
Baca Juga: iPhone atau Samsung? Ini HP Favorit Content Creator di 2026
Terutama seri keluaran 2017 ke bawah yang kini memiliki beberapa kekurangan:
Dukungan macOS mulai terbatas
Lebih cepat panas
Baterai lebih boros
Performa kalah jauh dari Apple Silicon
Untuk penggunaan jangka panjang, MacBook Intel kini mulai dianggap kurang worth it kecuali harganya benar-benar murah.
Penyimpanan 256 GB Lebih Aman
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pembeli MacBook murah adalah memilih storage terlalu kecil.
Banyak pengguna akhirnya menyesal membeli varian 128 GB karena cepat penuh, terutama untuk:
File kerja
Editing video
Aplikasi desain
Penyimpanan foto
Baca Juga: Investasi Emas di BRImo Mulai Rp 10 Ribu, Solusi Aman saat Rupiah Melemah
Di 2026, kapasitas 256 GB mulai dianggap sebagai standar paling aman untuk penggunaan harian.
Battery Health Wajib Dicek
Saat membeli MacBook second, kondisi baterai menjadi salah satu hal paling penting yang wajib diperhatikan.
Periksa:
Battery Health
Cycle Count
Kondisi charging
Baca Juga: Laptop Tipis Sekarang Bisa Main Game AAA, Teknologinya Makin Gila
Semakin rendah jumlah siklus pengisian daya, biasanya kondisi baterai masih lebih sehat untuk penggunaan jangka panjang.
MacBook dengan baterai yang sudah lemah bisa membuat pengalaman penggunaan menjadi kurang nyaman karena cepat habis atau performa menurun.
Pastikan Semua Fungsi Normal
Jangan hanya melihat kondisi fisik luar.
Banyak MacBook bekas terlihat mulus tetapi ternyata memiliki masalah pada bagian internal.
Sebelum membeli, pastikan mengecek:
Keyboard
Trackpad
Speaker
Kamera
Port charger
WiFi dan Bluetooth
Baca Juga: Dipakai Bikepacking Lintas Negara, Reviewer Ungkap Kelebihan dan Kekurangan Polygon Tambora G8X
Pengecekan sederhana seperti ini penting agar tidak rugi setelah transaksi.
Activation Lock Harus Bersih
Hal paling penting lainnya adalah memastikan perangkat tidak terkunci iCloud.
Pastikan:
Akun iCloud pemilik lama sudah logout
Activation Lock tidak aktif
MacBook sudah reset total
Jika tidak diperhatikan, perangkat bisa bermasalah dan sulit digunakan ke depannya.
Cocok untuk Kebutuhan yang Berbeda
Pemilihan seri MacBook juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Baca Juga: Laptop Tipis Sekarang Bisa Main Game AAA, Teknologinya Makin Gila
MacBook Air M1 cocok untuk:
Mahasiswa
Pekerja kantoran
Multitasking ringan
Penggunaan harian
Sedangkan MacBook Pro M1 atau M2 lebih cocok untuk:
Editing video
Desain grafis
Content creator
Rendering lebih berat
Karena itu, penting menentukan kebutuhan sebelum membeli laptop Apple bekas.
Harga MacBook Bekas Masih Menarik
Salah satu alasan kenapa pasar MacBook second tetap ramai adalah harga yang semakin menarik.
Saat ini, beberapa seri sudah bisa ditemukan mulai kisaran:
Rp5 jutaan untuk model tertentu
Belasan juta untuk Apple Silicon terbaru
Banyak pengguna akhirnya memilih MacBook bekas dibanding laptop baru di kelas harga yang sama karena kualitas build dan performanya masih dianggap sangat baik.
MacBook Bekas Masih Menarik di 2026
MacBook bekas masih sangat layak dibeli di 2026, terutama untuk seri Apple Silicon seperti M1 dan M2 yang performanya masih relevan untuk beberapa tahun ke depan.
Namun sebelum membeli, pengguna tetap perlu teliti memeriksa kondisi baterai, storage, hingga status iCloud agar tidak salah pilih dan bisa mendapatkan perangkat yang benar-benar nyaman digunakan jangka panjang.
Editor : Nur Wachid