Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Batal Beli Alpine, BYD Pilih Bangun Tim F1 Baru Bersama Mantan Bos Red Bull

Titis Osi Kurniawan • Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:14 WIB
Ilustrasi mobil balap BYD di lintasan Formula 1. (Facebook)
Ilustrasi mobil balap BYD di lintasan Formula 1. (Facebook)

Jawa Pos Radar Madiun - Raksasa otomotif asal Tiongkok, BYD, rupanya semakin serius menjajaki peluang untuk berpartisipasi di ajang balap mobil paling bergengsi di dunia, Formula 1 (F1).

Langkah agresif ini dibuktikan melalui negosiasi intensif yang melibatkan mantan bos tim Red Bull Racing, Christian Horner.

Melansir laporan The Race, Rabu (20/5), Horner diketahui tengah bernegosiasi dengan pihak BYD untuk memuluskan jalan pabrikan tersebut masuk ke grid F1.

Horner dilaporkan hadir secara khusus dalam sebuah acara yang digelar BYD di sela-sela perhelatan Festival Film Cannes di Prancis belum lama ini.

Dalam kesempatan tersebut, ia bertemu langsung dengan Executive Vice President BYD, Stella Li, untuk membahas cetak biru ekspansi pabrikan Tiongkok ini ke dunia motorsport.

Baca Juga: HP 1 Jutaan Terbaik 2026 di Indonesia, Nomor 1 Kameranya Tiada Tanding!

Negosiasi Positif dan Rencana Pembentukan Tim Baru

Meski pembicaraan ini belum mencapai tahap pemberian lampu hijau atau penandatanganan kontrak resmi, sejumlah sumber menyebutkan bahwa proses negosiasi berjalan sangat positif.

Terdapat indikasi kuat bahwa ambisi BYD sejalan dengan visi Horner. Berdasarkan rumor yang beredar, Horner diproyeksikan untuk mengisi kursi pimpinan tim (Team Principal) BYD jika rencana ini terealisasi.

Menyikapi pertemuannya dengan Horner, Stella Li menegaskan bahwa ketertarikan BYD untuk terjun ke F1 merupakan bagian dari strategi ekspansi global perusahaan.

“Saya suka balap F1 karena faktor gairah, budaya, dan impian banyak orang. Sekarang kami mencoba merealisasikan impian kami untuk ikut berpartisipasi di ajang balap sebesar F1,” ungkap Stella Li.

Baca Juga: Kenapa BYD M6 DM-i dengan Teknologi PHEV Lebih Irit dan Efisien untuk Harian Dibanding HEV?

Batal Akuisisi Alpine, Bidik Slot Tim ke-12

Ketertarikan BYD terhadap kompetisi jet darat ini sejatinya bukan kabar baru.

BYD sempat berencana untuk membeli 24 persen saham minoritas tim Alpine yang saat itu sedang dilepas oleh Otro Capital.

Setelah pertemuan dengan Horner, visi BYD berubah menjadi jauh lebih ambisius. Mereka memutuskan untuk mundur dari rencana akuisisi dan memilih membangun tim dari nol.

Dengan membangun tim mandiri, BYD akan diplot sebagai tim baru ke-12 yang melengkapi susunan grid balap F1 pada musim mendatang.

Rencana besar BYD ini tampaknya tidak akan menemui jalan buntu dari sisi regulasi.

Presiden Fédération Internationale de l'Automobile (FIA), Mohammed Ben Sulayem, secara terbuka telah menyatakan dukungannya terhadap masuknya BYD ke pentas F1.

Meski menyadari bahwa proses administratif dan teknis yang harus dilalui akan sangat panjang, Ben Sulayem meyakini kehadiran BYD akan memberi dampak positif bagi ekosistem Formula 1. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#christian horner #alpine #f1 #byd #red bull