Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Imbas Rupiah Melemah, Harga Oli dan Suku Cadang Motor Naik hingga 30 Persen

Yunita Tri Desianti • Minggu, 24 Mei 2026 | 06:54 WIB
Ilustrasi ganti oli motor.
Ilustrasi ganti oli motor.

Jawa Pos Radar Madiun - Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) yang terus melemah mulai memberikan efek domino yang nyata.

Sektor otomotif kelas menengah ke bawah, khususnya perawatan kendaraan roda dua, kini terkena imbas langsung dari lonjakan harga komponen.

Kondisi ini salah satunya diungkapkan oleh akun otomotif di Instagram @bushcoo.

Sejumlah bengkel dilaporkan terpaksa menaikkan tarif servis dan harga jual suku cadang (spare part) karena sebagian besar komponen motor di Indonesia masih sangat bergantung pada pasokan impor.

Oli mesin menjadi salah satu komponen perawatan rutin yang harganya paling terdampak. 

Dalam beberapa minggu terakhir, harga pelumas motor di pasaran rata-rata mengalami lonjakan sekitar Rp 20.000 per botol, yakni merangkak naik dari kisaran Rp 55.000 menjadi Rp 75.000.

Lonjakan ini dibenarkan oleh pelaku usaha bengkel independen.

“Pemilik bengkel di Palmerah, Jakarta Barat, mengatakan kenaikan harga kebutuhan bengkel saat ini berkisar antara 20 hingga 30 persen,” ungkap akun tersebut dalam laporannya.

Baca Juga: Hasil Pekan Terakhir dan Klasemen BRI Super League: Selamat! Persib Juara, 3 Tim Ini Resmi Degradasi

Selain pelumas mesin, efek pelemahan Rupiah dan membengkaknya biaya logistik impor juga merambat ke komponen kendaraan lainnya. Beberapa spare part yang harganya ikut terkerek naik antara lain:

Kenaikan harga ini semakin diperparah dengan menipisnya ketersediaan beberapa suku cadang di pasaran akibat terganggunya rantai pasokan global (supply chain).

Bengkaknya modal bengkel otomatis dibebankan kepada konsumen akhir. 

Jika sebelumnya biaya servis motor umum (tune up) beserta penggantian oli standar hanya memakan biaya sekitar Rp 150.000, kini konsumen harus merogoh kocek lebih dalam hingga menembus angka Rp 250.000.

Kenaikan biaya perawatan yang drastis ini langsung memengaruhi daya beli masyarakat dan mengubah perilaku konsumen. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#harga oli #suku cadang #spareparet motor #rupiah melemah #harga naik