Jawa Pos Radar Madiun - Belakangan ini, para pemilik kendaraan roda empat dibuat waswas oleh wacana pembatasan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Pertalite.
Rumor yang beredar menyebutkan bahwa kendaraan dengan kapasitas mesin tertentu akan dilarang menenggak bensin bersubsidi ini.
Lantas, bagaimana kejelasan aturan tersebut di lapangan saat ini? Apakah mobil Anda termasuk yang akan dilarang?
Fakta Aturan Pembatasan Pertalite Saat Ini
Berdasarkan keterangan resmi dari PT Pertamina Patra Niaga, belum ada aturan spesifik mengenai pembatasan Pertalite berdasarkan kapasitas mesin (cc) dan jenis kendaraan.
Hingga saat ini, belum ada keputusan final atau instruksi resmi terkait larangan tersebut.
Namun di masyarakat, beredar wacana bahwa mobil di atas 1.400 cc dan motor di atas 250 cc akan dilarang menggunakan Pertalite.
Konsumsi Pertalite saat ini sudah dibatasi dengan kuota maksimal 50 liter per hari untuk kendaraan roda empat pribadi.
Untuk memastikan subsidi tepat sasaran, pembelian BBM bersubsidi di SPBU kini sangat didorong menggunakan QR Code melalui sistem pendaftaran di MyPertamina.
Untuk mendapatkan informasi resmi terbaru mengenai status pembatasan ini, masyarakat diimbau untuk terus memantau pengumuman dari pemerintah.
Selain itu, masyarakat dapat memeriksa status kendaraan masing-masing melalui situs resmi MyPertamina.
Baca Juga: Bruno Paraiba Tinggalkan Persebaya, Ini Catatan Statistik dan Salam Perpisahannya untuk Bonek
Deretan Mobil di Bawah 1.400 cc yang Mumpuni untuk Harian
Terlepas dari kapan wacana pembatasan cc tersebut akan diketok palu, beralih atau memilih mobil dengan kapasitas mesin di bawah 1.400 cc adalah langkah yang cerdas.
Selain aman dari wacana larangan Pertalite, mobil cc kecil terbukti jauh lebih efisien untuk mobilitas sehari-hari.
Berikut adalah deretan mobil di bawah 1.400 CC yang tangguh dan irit untuk penggunaan harian:
1. Honda Brio (1.199 CC)
Mobil ini sukses menjadi salah satu city car terlaris di Indonesia.
Alasan utamanya adalah karakter berkendaranya yang paling menyenangkan (fun to drive) di kelasnya.
Brio dibekali dengan mesin i-VTEC yang tidak hanya sangat efisien dalam konsumsi bahan bakar, tetapi juga tetap responsif saat diajak bermanuver di kondisi jalanan perkotaan yang sering stop-and-go.
2. Toyota Agya/Daihatsu Ayla (1.197 CC dan 998 CC)
Duo kembar ini adalah pilihan paling masuk akal bagi Anda yang mencari kendaraan ekonomis.
Untuk pemakaian harian di dalam kota, konsumsi BBM riil Agya dan Ayla sangat menakjubkan, bahkan bisa menembus hingga 18–20 km/liter.
Keuntungan lainnya, biaya perawatan berkala mobil ini sangat murah dan ketersediaan suku cadangnya melimpah di seluruh pelosok Indonesia.
Di tengah ketidakpastian aturan BBM bersubsidi, memilih kendaraan yang efisien dan fungsional adalah investasi terbaik untuk menekan pengeluaran bulanan Anda. (naz)
Editor : Mizan Ahsani