Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Laptop AI Mulai Ramai di 2026, Benarkah Lebih Pintar dari Laptop Biasa?

Tomi Yusuf • Senin, 25 Mei 2026 | 11:56 WIB
Laptop AI
Laptop AI

Jawa Pos Radar Madiun - Beberapa tahun terakhir dunia teknologi mulai ramai membahas laptop AI. Banyak brand besar memperkenalkan laptop generasi baru yang diklaim lebih pintar, lebih cepat, dan lebih efisien berkat bantuan kecerdasan buatan atau artificial intelligence.

Karena promosi yang cukup besar, banyak orang mulai penasaran sebenarnya apa yang membuat laptop AI berbeda dibanding laptop biasa.

Secara sederhana, laptop AI adalah laptop yang memiliki kemampuan khusus untuk menjalankan proses berbasis kecerdasan buatan secara lebih optimal.

Baca Juga: Profil Anji Manji, Mantan Vokalis Drive yang Kini Aktif Jadi Kreator Konten

Biasanya perangkat ini dibekali chip tambahan seperti NPU atau Neural Processing Unit yang dirancang khusus untuk memproses tugas AI.

Kalau prosesor biasa fokus pada performa umum, NPU bekerja membantu proses AI supaya lebih cepat dan hemat daya.

Hal seperti ini mulai penting karena sekarang semakin banyak aplikasi modern yang memakai teknologi kecerdasan buatan.

Video Call Jadi Lebih Pintar

Salah satu fitur yang paling sering terasa di laptop AI adalah peningkatan kualitas video call.

Sekarang banyak laptop modern mampu memakai AI untuk membuat wajah terlihat lebih terang, mengurangi noise suara, hingga membuat kamera tetap mengikuti posisi pengguna secara otomatis saat meeting online.

Baca Juga: DPRD Ponorogo Atensi Kebijakan Moratorium CPNS dan PPPK: Jangan Sampai Lumpuhkan Layanan Publik 

Buat pekerja kantoran atau pengguna yang sering meeting virtual, fitur seperti ini memang cukup membantu karena tampilan video jadi terlihat lebih profesional tanpa perlu alat tambahan.

AI Membantu Baterai Lebih Awet

AI juga mulai membantu efisiensi baterai di laptop modern.

Sistem dapat mempelajari kebiasaan pengguna lalu mengatur penggunaan daya secara otomatis. Misalnya aplikasi yang jarang dipakai akan dibatasi supaya konsumsi baterai lebih hemat.

Karena itu beberapa laptop AI mulai dikenal punya efisiensi daya yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya.

Baca Juga: Perkuat Gerakan Literasi, Unipma-Radar Madiun Siapkan Program Kampus Menulis

Selain baterai, performa laptop juga mulai dioptimalkan menggunakan AI.

Sistem mampu mengenali aplikasi yang sering digunakan lalu memberikan prioritas performa supaya aktivitas terasa lebih lancar dan responsif.

Hal ini membuat pengalaman multitasking terasa lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari.

Cocok untuk Content Creator

Buat content creator, laptop AI juga mulai menawarkan fitur menarik.

Beberapa software editing kini memanfaatkan AI untuk mempercepat proses editing foto dan video. Ada fitur otomatis menghapus background, memperjelas suara, hingga membuat subtitle otomatis hanya dalam beberapa klik.

Karena itu banyak pengguna mulai melihat laptop AI sebagai perangkat yang lebih cocok untuk kebutuhan modern yang semakin bergantung pada teknologi pintar.

Benarkah Sudah Terasa Revolusioner?

Meski terdengar canggih, banyak pengguna sebenarnya belum benar-benar merasakan perbedaan besar antara laptop AI dan laptop biasa.

Baca Juga: Adinta Saniyyah, Buktikan Dokter dan Model Bisa Jalan Bersamaan

Salah satu alasannya karena teknologi AI di laptop masih dalam tahap awal perkembangan.

Beberapa fitur AI memang terasa membantu, tapi belum semuanya benar-benar mengubah pengalaman penggunaan secara drastis.

Bahkan sebagian orang menganggap istilah “AI laptop” saat ini masih cukup banyak dipakai sebagai strategi marketing.

Selain itu, performa laptop tetap sangat bergantung pada spesifikasi utama seperti prosesor, RAM, dan penyimpanan.

Jadi keberadaan AI bukan berarti laptop otomatis jauh lebih kencang untuk semua aktivitas.

Hal lain yang menjadi perhatian adalah harga. Laptop AI generasi baru biasanya dijual lebih mahal dibanding laptop biasa dengan spesifikasi serupa.

Karena itu banyak orang masih mempertimbangkan apakah fitur AI yang ditawarkan benar-benar worth it.

AI Diprediksi Jadi Standar Baru

Meski begitu, perkembangan laptop AI tetap sangat menarik untuk diikuti.

Banyak perusahaan software besar mulai mengembangkan aplikasi berbasis AI yang kemungkinan akan semakin optimal di laptop generasi baru.

Bukan tidak mungkin beberapa tahun ke depan fitur AI akan menjadi hal standar seperti sekarang internet dan webcam di laptop.

Laptop AI memang membawa banyak teknologi baru yang membuat perangkat terasa lebih modern dan efisien.

Meski saat ini belum semuanya terasa revolusioner, arah perkembangan teknologi menunjukkan bahwa AI akan semakin berperan besar dalam dunia laptop dan komputer di masa depan.

Editor : Nur Wachid
#Laptop AI #AI laptop 2026 #laptop dengan AI #NPU laptop #laptop artificial intelligence