Jawa Pos Radar Madiun - Hari Raya Idul Adha tidak hanya identik dengan penyembelihan hewan kurban, tetapi juga ibadah shalat Ied.
Hukum melaksanakan shalat Idul Adha adalah sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan bagi seluruh umat Islam, baik laki-laki, perempuan, maupun yang sedang dalam perjalanan.
Berbeda dengan shalat Idul Fitri, waktu pelaksanaan shalat Idul Adha disunahkan untuk digelar lebih awal.
Tepatnya sejak matahari terbit setinggi tombak hingga sebelum masuk waktu Zuhur.
Hal ini bertujuan agar umat Islam memiliki waktu yang lebih longgar untuk menyembelih hewan kurban setelahnya.
Baca Juga: Telantar dan Ditipu, Ortu di Lampung Tinggalkan Jenazah Anak Beserta Sepucuk Surat
Agar ibadah berjalan khusyuk dan sah, berikut panduan lengkap niat dan tata cara shalat Idul Adha:
Bacaan Niat Shalat Idul Adha
Niat diucapkan di dalam hati sebelum melakukan takbiratul ihram. Berikut pelafalannya:
1. Niat Sebagai Makmum
Ushalli sunnatal li‘idil adha rak‘ataini mustaqbilal qiblati ma’muuman lillaahi ta‘aala. Allaahu akbar.
Artinya: "Aku berniat shalat sunah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Taala. Allahu Akbar."
2. Niat Sebagai Imam
Ushalli sunnatal li‘idil adha rak‘ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta‘aala. Allaahu akbar.
Artinya: "Aku berniat shalat sunah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Taala. Allahu Akbar."
Baca Juga: Lirik Lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng” Viral di TikTok, Bikin Netizen Ketagihan dan Penuhi FYP
Tata Cara Pelaksanaan
Pelaksanaan shalat Idul Adha terdiri dari dua rakaat dengan aturan takbir tambahan yang spesifik.
Rakaat Pertama:
Membaca niat dan takbiratul ihram.
Membaca doa iftitah.
Melakukan takbir tambahan sebanyak 7 kali. Di sela-sela setiap takbir, disunahkan membaca tasbih: Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaaha illallah, wallahu akbar.
Membaca surat Al-Fatihah dilanjutkan surat pendek (disunahkan membaca surat Al-A’la).
Melanjutkan rukuk, i'tidal, dan sujud seperti shalat pada umumnya.
Rakaat Kedua:
Bangkit dari sujud dan takbir berdiri ke rakaat kedua.
Melakukan takbir tambahan sebanyak 5 kali, diselingi dengan bacaan tasbih yang sama.
Membaca surat Al-Fatihah dilanjutkan surat pendek (disunahkan membaca surat Al-Ghasyiyah).
Melanjutkan rukuk, sujud, hingga tasyahud akhir dan salam.
Selesai shalat, jemaah sangat dianjurkan untuk tidak langsung beranjak pergi, melainkan duduk sejenak mendengarkan khutbah Idul Adha hingga tuntas.
Amalan Sunah Sebelum dan Sesudah Shalat
Untuk menyempurnakan pahala di hari raya, umat Islam juga dianjurkan menjalankan beberapa amalan sunah, seperti mandi sebelum berangkat, memotong kuku, memakai pakaian terbaik, dan memakai wewangian.
Selain itu, sangat disarankan untuk tidak makan dan minum sebelum shalat Ied selesai, yang mana hal ini sangat berkebalikan dengan kebiasaan saat Idul Fitri.
Terakhir, usahakan untuk mengambil rute jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang dari tempat shalat. (*)
*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunodjoyo Madura.