Jawa Pos Radar Madiun - Dunia sepeda gravel terus berkembang pesat, dan para pesepeda konsisten menunjuk satu nama sebagai standar emas bersepeda di segala medan, yaitu Specialized Diverge 4 Pro.
Specialized Diverge 4 Pro dibanderol dengan harga resmi USD 7.999 atau jika dikonversi berada di kisaran Rp 128.000.000 hingga Rp 130.000.000 sebelum kalkulasi pajak dan biaya masuk ke Indonesia.
Sementara untuk pasar Asia Tenggara seperti Malaysia, mahakarya ini dipasarkan secara resmi dengan harga RM 34.000,00.
Harga yang fantastis jika dibandingkan dengan sepeda gravel lain seperti seri Polygon Tambora.
Jantung pertahanan dari Specialized Diverge 4 Pro bertumpu pada rangka premium Specialized Diverge FACT 9r carbon.
Baca Juga: Kenapa Polygon Tambora G7 Dijuluki Sepeda Bunglon? Simak Rahasia Teknologi di Baliknya
Karbon canggih ini menghasilkan respons berkendara yang sangat instan saat pedal dihentak, namun tetap mempertahankan fleksibilitas yang dibutuhkan untuk meredam kekasaran jalur tanah.
Ketangguhan sasis ini disempurnakan oleh kehadiran sistem suspensi legendaris Future Shock 3.3 pada garpu depan berbahan karbon murni.
Teknologi suspensi internal ini secara aktif meredam guncangan di area kemudi tanpa mengurangi efisiensi kayuhan, sehingga tangan pengendara tidak mudah lelah saat melintasi jalur makadam yang hancur.
Keunggulan lain yang membuat Diverge generasi ke-4 ini begitu dicintai adalah volume ruang ban (tire clearance) yang masif.
Sepeda ini dibekali dengan ban Tracer TLR All Terrain Gravel Tire berukuran 700x45 yang sudah siap dikonversikan ke sistem tubeless.
Baca Juga: Waspada! Ini 6 Tanda Filter Bensin Mobil Kotor yang Bisa Bikin Mesin Mati Mendadak
Ban bertapak lebar dengan dinding samping berwarna tan (tan sidewall) yang estetik ini memberikan traksi luar biasa di medan berlumpur maupun berkerikil, sekaligus memberi kenyamanan prima dalam bersepeda.
Beralih ke sektor penggerak daya, Specialized Diverge 4 Pro tidak melakukan kompromi sedikit pun dengan memasang grup komponen nirkabel terbaru, SRAM Force AXS E1 XPLR.
Sistem perpindahan gigi elektronik ini menawarkan presisi tingkat tinggi dengan konfigurasi 13-percepatan dan rasio kaset 10-46t, yang siap melahap tanjakan terjal dengan sangat halus.
Crankset-nya juga telah dilengkapi dengan Quarq Power Meter bawaan untuk merekam data daya kayuhan pembalap secara akurat.
Untuk urusan deselerasi, pengereman hidrolik New SRAM Force E1 memastikan pengendara memiliki kontrol penuh dan daya cengkeram rem yang aman di berbagai kondisi cuaca ekstrem.
Baca Juga: Babak Baru Pangeran Biru: Igor Tolic Arsiteki Persib Bandung Mulai BRI Super League Musim Depan
Kemampuan bertualang sepeda ini semakin dipertegas melalui integrasi bagasi internal pintar bernama SWAT 4.0 internal downtube storage.
Fitur ini memanfaatkan ruang kosong di dalam tabung rangka bawah sebagai kompartemen rahasia untuk menyimpan ban dalam, peralatan reparasi darurat, hingga perlengkapan lainnya tanpa mengganggu estetika.
Guna memaksimalkan transfer tenaga dan aerodinamika, Specialized memasangkan roda karbon berperforma tinggi, Roval Terra CL, yang memiliki lebar internal 25mm dan kedalaman rim 32mm.
Seluruh kombinasi komponen premium ini dibungkus ke dalam kokpit ergonomis dengan setir karbon Roval Terra dan sadel kelas atas Power Pro Mirror yang menggunakan rel berbahan titanium berongga.
Alhasil, untuk ukuran rangka 56, Specialized Diverge 4 Pro berhasil mencatatkan bobot total yang sangat impresif dan ringan di kelasnya, yakni hanya seberat 8,39 kilogram saja. (naz)
Editor : Mizan Ahsani