Jawa Pos Radar Madiun - Pabrikan otomotif roda dua raksasa asal Jepang, Yamaha, baru saja membuat gebrakan di pasar domestik dengan meluncurkan versi penyegaran dari skutik bergaya agresif andalan mereka, yakni Yamaha X Force ABS model tahun 2026.
Peluncuran lini terbaru ini menghadirkan sebuah motor berdesain dek rata yang tidak hanya memancarkan aura maskulin, tetapi juga membawa sejumlah sentuhan pembaruan fungsional yang secara khusus difokuskan pada peningkatan kenyamanan berkendara di area perkotaan, terutama saat pengendara harus menerjang kondisi cuaca hujan.
Berdasarkan informasi otomotif yang dilansir dari Greatbiker pada Kamis (21/5), secara keseluruhan motor ini tetap mempertahankan DNA desain bodi dari versi pendahulunya yang terkenal kekar, padat, dan macho.
Karakteristik setang kemudi yang didesain lebar dan cenderung baplang tetap dipertahankan guna memberikan posisi berkendara yang lebih sigap serta kontrol bermanuver yang sangat responsif di tengah padatnya lalu lintas perkotaan.
Meskipun garis besar desainnya dibiarkan serupa, Yamaha secara cerdas menyematkan ubahan pada bagian spakbor belakang.
Komponen pelindung ini kini mengusung rancangan terbaru yang diklaim jauh lebih efektif menahan cipratan genangan air dan kotoran lumpur saat motor dipacu dalam kondisi hujan deras.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Tunda Pencairan Insentif Kendaraan Listrik Sebulan, Ini Alasannya
Sentuhan Kenyamanan Premium dan Fitur Keselamatan
Beranjak ke area tempat duduk, Yamaha X Force ABS terbaru ini kini dibekali dengan material pelapis jok yang jauh lebih premium dengan tekstur halus yang menyerupai kulit suede.
Tidak hanya sekadar memikirkan material pelapis, pihak pabrikan rupanya juga sangat memperhatikan aspek ergonomis bagi pengendara.
Bagi para pengguna yang mendambakan posisi duduk lebih membumi, Yamaha secara resmi menyediakan aksesori tambahan berupa perangkat low-seat kit opsional yang sanggup memangkas ketinggian jok hingga 30 milimeter dari ukuran standarnya.
Dari segi fitur keselamatan berkendara, skutik berpenampilan tangguh ini sudah dibekali dengan persenjataan yang sangat mumpuni di kelasnya.
Sesuai dengan penamaan pada bodinya, kendaraan ini telah dilengkapi peranti pengereman Anti-lock Braking System (ABS) tipe Dual Channel yang mengawal operasional dua rem cakram di roda depan dan belakang.
Sebagai penyempurna, fitur keselamatan aktif berupa Traction Control juga telah disematkan sebagai standar bawaan pabrik guna menjaga stabilitas traksi roda belakang agar tidak mudah selip saat motor berakselerasi di jalanan yang licin.
Baca Juga: Pelatih Timnas Voli Korsel Kritisi Dominasi Asing, Minta V-League Beri Ruang untuk Pemain Lokal
Spesifikasi dan Performa
Menopang bodinya yang bongsor, bagian kaki-kaki motor ini dipercayakan pada sepasang velg bergaya sporty dengan diameter ukuran 13 inci pada kedua poros rodanya.
Velg tersebut kemudian dibalut dengan ban berprofil tebal, yakni ukuran 120/70 R13 untuk bagian depan dan 130/70 R13 untuk menapak kokoh di bagian belakang.
Kombinasi roda ini diyakini mampu meredam guncangan aspal perkotaan dengan sangat baik.
Sementara itu untuk urusan sumber tenaga, Yamaha X Force ABS edisi 2026 ini kembali mengandalkan keandalan mesin berkapasitas 155cc, 1 silinder, 4 tak, SOHC, yang didinginkan oleh sistem radiator cairan.
Konfigurasi dapur pacu tersebut sanggup memuntahkan tenaga maksimal hingga 15 PS pada putaran mesin 8.000 rpm, dengan tendangan torsi puncak mencapai 14 Nm pada 6.500 rpm.
Seluruh tenaga tersebut disalurkan dengan sangat mulus ke roda belakang melalui sistem transmisi CVT.
Sejauh ini, pemasaran perdana Yamaha X Force ABS model tahun 2026 ini baru dikonfirmasi secara eksklusif untuk pasar domestik Jepang, dan belum ada rilis resmi mengenai harga jualnya.
Para penggemar otomotif di kawasan Asia Tenggara pun tampaknya masih harus sedikit bersabar, mengingat pihak Yamaha belum memberikan kepastian informasi apakah skutik berdek rata ini akan segera diboyong ke negara-negara tetangga seperti Thailand maupun dipasarkan untuk konsumen di Indonesia pada waktu mendatang. (naz)
Editor : Mizan Ahsani